Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Susah Tidur Karena Terjebak dalam Overthinking, Simak Penyebab dan Cara Mengatasi dengan Mudah

Rafli Nur Gunawan • Sabtu, 26 Juli 2025 | 12:30 WIB

Overthinking adalah ketika otak kita memikirkan hal yang sama berulang-ulang, menganalisis sesuatu secara berlebihan hingga membuat gelisah.
Overthinking adalah ketika otak kita memikirkan hal yang sama berulang-ulang, menganalisis sesuatu secara berlebihan hingga membuat gelisah.

TULUNGAGUNG - Pernah merasa pikiranmu terus berputar, bahkan saat dunia di sekelilingmu sudah tenang? Overthinking adalah ketika otak kita terus memikirkan hal yang sama berulang-ulang, menganalisis sesuatu secara berlebihan hingga justru menciptakan rasa gelisah.

Overthinking bukan sekadar kebiasaan berpikir, tapi sebuah pola yang bisa melelahkan secara emosional dan mental.

Banyak orang mengalami overthinking tanpa menyadarinya. Kita memikirkan kenapa seseorang bersikap dingin tadi pagi, menyesali keputusan kecil yang sudah lewat, atau bahkan merancang kemungkinan terburuk dari sesuatu yang belum tentu terjadi.

Rasanya seperti hidup di dalam kepala sendiri, dan semakin dipikirkan, semakin sulit untuk melepaskannya.

Baca Juga: Sering Overthinking? Pelajari Stoicism, Filsafat Hidup Anti Cemas

Penyebab overthinking bisa sangat beragam. Beberapa orang terjebak karena perfeksionisme mereka takut membuat kesalahan, seolah satu keputusan buruk bisa merusak segalanya.

Ada pula yang membawa luka dari masa lalu, sehingga menjadi sangat berhati-hati pada hal-hal kecil. Dan kadang, rasa tidak percaya diri membuat kita mempertanyakan setiap langkah yang kita ambil, padahal belum tentu ada yang salah.

Yang jadi masalah, semakin sering kita terjebak dalam overthinking, semakin besar kemungkinan kita untuk tidak bertindak. Kita terlalu lama menimbang, hingga melewatkan kesempatan. Kita takut salah langkah, padahal diam juga bisa jadi kesalahan.

Baca Juga: Seni Mengambil Keputusan: Belajar dari Setiap Pilihan, Stop Overthinking!

Untuk mengatasi overthinking, kita tak perlu langsung mengubah segalanya. Mulailah dari hal sederhana. Menuliskan isi pikiran di atas kertas bisa sangat membantu, karena membuat kita sadar bahwa tidak semua yang dipikirkan itu nyata atau penting.

Memberi batas waktu untuk merenung juga bisa efektif daripada memikirkan satu hal sepanjang hari, beri waktu khusus untuk itu, lalu lanjutkan hidupmu.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan santai, membersihkan kamar, atau mendengarkan musik juga bisa membantu mengalihkan energi yang sebelumnya hanya terjebak di kepala. Saat tubuh bergerak, pikiran sering kali menjadi lebih ringan.

Baca Juga: Nikmat dan Bermanfaat Mengungkap Manfaat Minum Kopi untuk Tubuh dan Pikiran

Yang paling penting, kita harus belajar menerima bahwa hidup ini memang penuh ketidakpastian. Tidak semua hal bisa direncanakan, tidak semua jawaban bisa kita miliki sekarang juga. Kadang, melepaskan sedikit kendali justru membuat kita lebih damai.

Overthinking bukan berarti kamu lemah. Itu bisa jadi tanda bahwa kamu peduli, ingin melakukan yang terbaik. Tapi hidup bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang terus bergerak meski dengan langkah kecil.

Dan terkadang, yang kita butuhkan hanyalah berhenti sejenak, mengambil napas, dan membiarkan diri kita berjalan perlahan tanpa terbebani oleh semua kemungkinan. (*)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#pikiran #overthingking #kebiasaan