Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hari Hepatitis Dunia: 7 Fakta Hepatitis yang Jarang Diketahui Orang

Betty Khasandra Pujayanti • Senin, 28 Juli 2025 | 20:30 WIB
Hari Hepatitis Dunia menjadi pengingat pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit ini.
Hari Hepatitis Dunia menjadi pengingat pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit ini.

TULUNGAGUNG - 28 Juli merupakan hari yang diperingati sebagai Hari Hepatitis Dunia.

Hepatitis adalah penyakit yang menyerang organ hati yang disebabkan karena infeksi virus, akibat penggunaan alkohol, obat-obatan, dan gangguan autoimun.

Di Indonesia, kasus hepatitis masih cukup tinggi. Banyak penderita hepatitis baru sadar ketika kondisinya sudah parah.

Berikut tujuh fakta mengenai hepatitis yang jarang diketahui orang.

1. Hepatitis Punya Lima Tipe

Tipe hepatitis terbagi menjadi A, B, C, D, dan E yang masing- masing memiliki perbedaan penyebab, cara penularan, dan tingkat keparahan.

Hepatitis A dan E biasanya menular lewat makanan atau air yang terkontaminasi.

Sedangkan hepatitis B, C, dan D lebih sering menyebar lewat darah dan cairan tubuh.

2. Hepatitis B dan C Jadi Penyakit Jangka Panjang

Tidak seperti hepatitis A yang biasanya sembuh total, hepatitis B dan C bisa bertahan dalam tubuh selama bertahun-tahun.

Infeksi kronis ini meningkatkan risiko sirosis, gagal hati, hingga kanker hati jika tidak ditangani dengan baik.

Baca Juga: 144 Penyakit Bisa Ditangani di FKTP: Pelayanan Kesehatan Makin Mudah dan Dekat

3. Penularan Hepatitis Terjadi Tanpa Disadari

Berbagi alat cukur, jarum suntik, atau bahkan peralatan medis yang tidak steril bisa menyebabkan penularan.

Dalam beberapa kasus, hepatitis menyebar lewat hubungan seksual tanpa pengaman.

Banyak orang tertular hepatititis tanpa mengetahui sumber pastinya.

4. Banyak Penderita Tidak Menunjukkan Gejala Awal

Hepatitis sering disebut sebagai penyakit yang diam-diam mematikan.

Gejalanya sering kali ringan atau bahkan tidak muncul sama sekali.

Saat gejala mulai terasa, biasanya kerusakan hati sudah cukup parah.

5. Bayi Bisa Tertular dari Ibunya Saat Proses Persalinan

Hepatitis B dapat ditularkan ke bayi dari proses ibu melahirkan.

Risiko ini bisa dikurangi secara signifikan jika bayi mendapat vaksin hepatitis B dalam waktu 24 jam setelah kelahiran.

Pemberian imunisasi dasar lengkap akan memberikan perlindungan jangka panjang.

Baca Juga: Makanan Superior Pencegah Kanker, Lihat Apa yang Harus Dikonsumsi!

6. Vaksin Hepatitis Belum Merata

Vaksin hepatitis B sudah tersedia dan terbukti efektif. Namun, aksesnya belum merata ke semua orang.

Kesadaran untuk melakukan vaksinasi, terutama di usia remaja dan dewasa muda, masih rendah di beberapa daerah.

7. Indonesia Termasuk Negara dengan Beban Hepatitis Tinggi

Berdasarkan data WHO, Indonesia masuk dalam kategori negara dengan jumlah penderita hepatitis B dan C terbanyak di dunia.

Rendahnya tingkat skrining dan vaksinasi menjadi tantangan utama dalam pengendalian penyakit ini.

Hari Hepatitis Dunia tahun ini mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan hati.

Deteksi dini dan gaya hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencegah dan mengendalikan penyakit ini.

Skrining hepatitis bisa dilakukan di puskesmas dan rumah sakit.

Pemeriksaan sederhana penting, terutama bagi mereka yang pernah menjalani prosedur medis atau memiliki anggota keluarga dengan hepatitis.

Dengan kesadaran yang lebih tinggi, angka penularan hepatitis dapat ditekan dan komplikasi serius bisa dihindari.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#hepatitis #fakta hepatitis akut #hari hepatis sedunia #who