Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Alur Pelayanan RSUD dr Iskak Berubah, DPRD Tulungagung Dorong Perkuat Puskesmas

Aditya Yuda Setya Putra • Selasa, 19 Agustus 2025 | 17:50 WIB

Ketua DPRD Tulungagung Marsono.
Ketua DPRD Tulungagung Marsono.

RADAR TULUNGAGUNG - Perubahan kelas RSUD dr Iskak Tulungagung menjadi tipe A berdampak pada alur pelayanan pasien tak luput dari perhatian legislatif.

Legislator Tulungagung meminta pemkab menyegerakan pemenuhan fasilitas di satuan pelayanan kesehatan lain sebagai penyeimbang.

Baca Juga: Naik Kelas Tipe A, Alur Pelayanan di RSUD dr Iskak Tulungagung Ikut Berubah, Plt Direktur Ungkap Faktanya

Ketua DPRD Tulungagung, Marsono menerangkan, pihaknya menyikapi perubahan kelas RSUD dr Iskak sebagai satu hal serius. Sebab, hal ini berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan.

"Maka dengan posisi naiknya kelas rumah sakit dari B ke A itu ada korelasi dengan rujukan pasien dari puskesmas. Sehingga mereka tidak bisa langsung masuk ke RSUD dr Iskak. Tentunya nanti harus melalui rumah sakit yang tipe B. Padahal kita jujur mengetahui bersama bahwa rumah sakit kita itu jumlahnya tidak banyak," sebutnya.

Baca Juga: Hendak Masak, Ledakan Gas LPG di Tulungagung Lukai Pasutri Lansia, Korban Alami Luka Bakar Serius dan Dilarikan ke RSUD dr Iskak

Karena tidak memiliki RS tipe B, pelayanan masyarakat di bidang kesehatan dikhawatirkan bakal terganggu.

Itu sebabnya Marsono mendorong pemkab untuk segera meningkatkan kapasitas pelayanan di berbagai faskes selain RS. Salah satu yang utama adalah di puskesmas.

Baca Juga: RSUD dr Iskak Tulungagung Miliki Gedung Rawat Jalan Baru dan Layanan Rawat Inap KRIS, Bupati: Dimanfaatkan Optimal untuk Kepentingan Masyarakat

Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tetap mendapat pelayanan optimal meski belum menerima pengobatan di faskes rujukan tersier atau utama.

Itu artinya, pemkab harus segera menambah kapasitas puskesmas, jumlah tenaga medis, peralatan medis, jumlah obat-obatan, dan juga fasilitas penunjang lain.

Baca Juga: Langganan RSUD dr Iskak Tulungagung, Ini Kisah di Balik Tahu Pak Lan Ngunut

"Dengan logika kewilayahan, contoh warga masyarakat Pagerwojo sama Sendang ketika dapat rujukan puskesmas terus harus ke Campur, bagaimana mereka akan bisa terlayani dengan baik," katanya.

"Maka kami mendorong tentunya kepada kepala daerah bersama OPD terkait agar mempersiapkan secara dini untuk mengantisipasi hal-hal yang belum muncul dari masyarakat," lanjut politikus PDIP ini.

Terlebih, pasien RSUD dr Iskak bukan hanya berasal dari Tulungagung, tapi juga dari berbagai daerah sekitar di Jawa Timur (Jatim).

Tapi, pimpinan dewan mewanti-wanti agar Pemkab Tulungagung tak menomorduakan warganya sendiri.

"Bukan (mengusulkan) rumah sakit baru. Rumah sakit yang sudah ada ditingkatkan kualitasnya, fasilitasnya, tenaga medisnya agar pelayanan kesehatan menjadi memadai," ujar Marsono.

Baca Juga: Cari Pasar Takjil di Timur Pusat Kota Tulungagung, di Sekitar RSUD dr Iskak Bisa Jadi Solusi

Dia mendorong pemkab untuk segera menindaklanjuti hal ini agar linear dengan kebijakan daerah. Hal ini penting untuk memastikan seluruh program pembangunan daerah di berbagai bidang bisa diakselerasi secara presisi.

"Kita mendorong agar pemerintahan kita lebih survive. Tidak hanya kebijakan ke infrastruktur, tapi ke seluruhnya. Terutama hal-hal yang strategis, kayak kesehatan," ucapnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #alur pelayanan #puskesmas #tipe A #rsud dr iskak