RADAR TULUNGAGUNG - Olahraga lari adalah aktivitas yang banyak digemari karena sederhana, murah, dan menyehatkan.
Bahkan di Tulungagung banyak anggota masyarakat yang menjadikan olahraga lari sebagai gaya hidup.
Namun, sering muncul pertanyaan bolehkah habis lari langsung minum air es atau air dingin?
Baca Juga: Running Jadi Gaya Hidup Warga Tulungagung: Antara Hobi, Tren, atau Kebutuhan?
Banyak orang merasa lebih segar ketika meneguk air dingin setelah berkeringat, tapi ada juga yang percaya kebiasaan ini bisa berbahaya. Mari kita bahas faktanya.
1. Menyegarkan Tubuh
Air es memang memberi sensasi segar dan cepat menurunkan suhu tubuh setelah berlari. Hal ini membantu mengurangi rasa panas dan haus secara instan.
2. Kemungkinan Menyebabkan Kram
Beberapa orang bisa mengalami kram perut atau rasa tidak nyaman jika langsung minum air es setelah olahraga. Ini karena perubahan suhu yang tiba-tiba di dalam tubuh.
Baca Juga: Mau Mencoba Trail Running di Tulungagung? Empat Lokasi Ini Wajib Dicoba
3. Tidak Membakar Kalori Lebih Banyak
Ada mitos bahwa minum air es membantu membakar kalori lebih banyak. Faktanya, efeknya sangat kecil dan hampir tidak berpengaruh terhadap pembakaran lemak.
4. Resiko Radang Tenggorokan
Jika daya tahan tubuh sedang lemah, minum air es setelah lari bisa memicu sakit tenggorokan karena kondisi tubuh masih panas dan berkeringat.
Tips Aman Minum Air Setelah Lari
a. Prioritaskan air putih suhu normal terlebih dahulu untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
b. Minum sedikit demi sedikit. Jangan langsung minum dalam jumlah banyak karena bisa menyebabkan perut kembung.
c. Jika ingin air dingin, tunggu beberapa menit. Beri waktu tubuh menyesuaikan diri, baru boleh minum air dingin agar tidak kaget.
d. Pilih minuman isotonik karena bisa membantu menggantikan elektrolit yang hilang.
Habis lari minum air es sebenarnya tidak berbahaya selama dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan.
Namun, untuk keamanan, lebih baik minum air putih suhu normal terlebih dahulu. Setelah tubuh lebih stabil, barulah boleh menikmati air dingin sebagai pelepas dahaga. ****
Editor : Dharaka R. Perdana