RADAR TULUNGAGUNG - Jerawat adalah salah satu masalah kulit paling umum yang dialami banyak orang, terutama remaja dan dewasa muda.
Di tengah berbagai mitos penyebab jerawat, kacang sering disebut-sebut sebagai pemicu utama.
Tapi, apakah benar konsumsi kacang bisa menyebabkan jerawat bermunculan di wajah?
Artikel ini akan membahas secara mendalam hubungan antara kacang, gizi, dan kesehatan kulit, berdasarkan data ilmiah dan pendapat para ahli.
Baca Juga: Tubuh Terasa Lelah Setelah Bangun Tidur? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Anggapan bahwa kacang menyebabkan jerawat kemungkinan besar berasal dari dua hal:
Kacang dianggap makanan berminyak, dan minyak sering dikaitkan dengan kulit berminyak atau pori-pori tersumbat.
Beberapa orang mengalami jerawat setelah makan makanan tertentu, termasuk kacang, lalu mengaitkannya secara langsung.
Namun, hubungan tersebut belum tentu kausal. Untuk memahami lebih lanjut, mari kita lihat komposisi kacang dan bagaimana pengaruhnya terhadap tubuh.
Baca Juga: Dada Tiba-Tiba Nyeri: Pelajari Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Kandungan Gizi dalam Kacang:
Kacang, seperti kacang tanah, almond, kenari, mete, atau kacang kedelai—sebenarnya kaya akan nutrisi. Seperti lemak sehat (omega-3 dan omega-6), Protein nabati, vitamin E (antioksidan baik untuk kulit).
Tak ketinggalan magnesium dan zinc, yang membantu mengatur hormon dan sistem imun, serta serat yang membantu pencernaan
Banyak kandungan mineral dalam kacang justru mendukung kesehatan kulit, bukan merusaknya.
Baca Juga: Benarkah Minum Terlalu Banyak Air Putih Berbahaya bagi Tubuh? Ini Penjelasannya
Apa Hubungan Kacang dan Jerawat Secara Ilmiah?
Sejauh ini, tidak ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan kacang secara langsung menyebabkan jerawat.
Namun, ada beberapa catatan penting:
1. Kacang yang Diproses Bisa Jadi Masalah
Jika kamu mengonsumsi kacang yang digoreng dalam minyak berlebih, diberi tambahan garam tinggi., maupun dicampur gula atau cokelat
Baca Juga: Sunscreen Tetap Wajib Dipakai Meski Cuaca Mendung atau Hujan, Ternyata Ini Pemicunya
Maka efeknya bisa berbeda. Makanan olahan tinggi gula dan lemak jenuh memang terbukti bisa memicu jerawat karena memengaruhi kadar insulin dan hormon androgen.
2. Reaksi Tiap Orang Bisa Berbeda
Beberapa orang mungkin punya reaksi sensitif atau alergi ringan terhadap kacang tertentu yang bisa menyebabkan peradangan. Ini bisa memperburuk kondisi kulit atau jerawat bagi individu tersebut.
Baca Juga: Duduk Terlalu Lama? Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan
Apa Kata Ahli Gizi dan Dermatolog? Menurut para ahli:
Whitney Bowe (dermatolog, AS): "Makanan kaya omega-3 dan antioksidan, seperti kacang almond dan kenari, justru membantu mengurangi peradangan penyebab jerawat."
Ahli gizi klinis menyarankan menghindari makanan ultra-proses, bukan kacang alami. Artinya dampak ini terjadi secara tidak langsung.
Kacang utuh, alami, dan tidak digoreng justru bisa bermanfaat untuk kulit. Namun, jika dikonsumsi dalam bentuk olahan tinggi garam, minyak, atau gula, maka bisa memicu peradangan yang memperburuk jerawat—bukan karena kacangnya, tapi karena proses pengolahannya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana