Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mikroplastik Kini Ditemukan dalam Sayuran, Ancaman Nyata bagi Keamanan Pangan di Dunia?

Ilma Nurrahma • Senin, 22 September 2025 | 22:00 WIB

 

BUMDes di Tulungagung bertransformasi pada ketahanan pangan.
BUMDes di Tulungagung bertransformasi pada ketahanan pangan.

RADAR TULUNGAGUNG - Sebuah studi ilmiah terbaru mengungkap fakta yang mencengangkan mengeni partikel plastik mikro dan nano kini.

Ternyata telah ditemukan di dalam jaringan tanaman pangan seperti selada, tomat, hingga wortel bagian yang secara langsung dikonsumsi manusia.

Penelitian ini dilakukan oleh tim ilmuwan dari University of Plymouth, Inggris, dan menjadi bukti pertama yang secara langsung menunjukkan bahwa plastik bisa menembus sistem akar tanaman, dan berpindah ke bagian daun serta buah.

Baca Juga: Bikin Heboh, Studi Terbaru Asam Jawa Disebut Bisa Membersihkan Mikroplastik yang Mengendap di Tubuh, bagaimana jadinya?

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Environmental Science & Technology, peneliti menggunakan tanaman lobak (lobak) yang ditanam dalam sistem hidroponik dan terpapar polusi yang mengandung partikel polistiren nanoplastik.

Hasilnya mengejutkan, Dalam waktu lima hari, sebanyak 5 persen dari partikel plastik yang ada dalam larutan berhasil diserap oleh akar tanaman.

Yang lebih ditiru, sekitar 25 persen dari plastik yang masuk ke akar kemudian ditemukan di bagian akar yang bisa dikonsumsi, dan 10 persen lainnya naik ke daun.

Baca Juga: Cegah Stunting dari Pesantren, Dosen STIKes Patria Husada Blitar Gelar Kampanye Gizi Sehat di Ponpes Putri Hidayatul Mutadi'in

Ini menunjukkan bahwa partikel plastik yang tidak terlihat oleh mata telanjang, kini bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan sehari-hari.

Penelitian serupa juga dilakukan terhadap tanaman lain seperti pak choi, tomat, asparagus, dan padi.

Hasilnya, hampir semua tanaman menunjukkan kemampuan menyerap plastik berukuran nano dari tanah yang tercemar atau air irigasi yang mengandung limbah plastik.

Dalam penelitian berbeda yang diterbitkan oleh Advanced Science, para ilmuwan dari Tiongkok menemukan bahwa partikel nanoplastik juga dapat menurunkan kandungan nutrisi dalam padi dan kacang tanah, serta mengganggu pertumbuhan normal tanaman.

Baca Juga: Kolesterol Diam-Diam Naik? Waspadai 7 Tanda Ini sebelum Terlambat

Hingga saat ini, belum ada standar internasional yang mengatur batas aman kandungan plastik dalam produk pangan.

Para peneliti dan lembaga lingkungan mendesak agar pemerintah dunia segera mengambil tindakan, termasuk memperketat pengelolaan limbah plastik dan menyusun regulasi khusus dalam sektor pertanian.

“Ini bukan hanya soal limbah plastik di laut, tapi tentang apa yang masuk ke tubuh kita setiap hari,” tambah Dr. Morgan.

Dengan konsumsi sayuran dan buah sebagai bagian penting dari pola makan sehat, temuan ini menjadi sinyal penting bahwa kontaminasi plastik telah mencapai titik yang lebih dalam bukan lagi di luar tubuh, tapi di dalamnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#mikroplastik #keamanan pangan #penelitian ilmiah