Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Benarkah Besi Berkarat Bisa Memicu Tetanus Meskipun Hanya Tersentuh? Simak Faktanya

Siti Fadhilah Salsabila • Senin, 29 September 2025 | 03:45 WIB

Besi berkarat bukan racun, tapi bisa berbahaya kalau melukai tubuh. Kenali risikonya dan cegah infeksi sejak awal.
Besi berkarat bukan racun, tapi bisa berbahaya kalau melukai tubuh. Kenali risikonya dan cegah infeksi sejak awal.

RADAR TULUNGAGUNG - Besi berkarat sering dianggap berbahaya, bahkan banyak orang langsung menghubungkannya dengan penyakit tetanus.

Tapi, apakah benar karat itu sendiri berbahaya bagi manusia? Yuk kita bahas fakta dan risikonya secara jelas.

Baca Juga: Apa Hubungan Asam Lambung dengan Batuk? Temukan Penyebab dan Cara Mengobatinya secara Efektif

1. Apa Itu Besi Berkarat?

Karat adalah hasil reaksi oksidasi besi dengan air dan oksigen. Lapisan berwarna cokelat kemerahan ini membuat logam rapuh dan mudah patah. Namun, karat sendiri bukanlah racun bagi tubuh.

2. Apakah Karat Bisa Membahayakan Tubuh?

Secara umum, karat tidak berbahaya jika hanya tersentuh. Bahkan jika tidak sengaja tertelan sedikit, biasanya tubuh masih bisa menoleransinya. Bahaya justru muncul jika besi berkarat menimbulkan luka di kulit.

3. Risiko Utama dari Besi Berkarat

Baca Juga: Keroskan Mirip Tradisi Gua Sha Tiongkok, Benarkah Bisa Meredakan Masuk Angin? Ini Dampaknya

4. Cara Menghindari Bahaya Besi Berkarat

Baca Juga: Kesannya Kuno, Ternyra Kunyah Daun Sirih Bermanfaat untuk Gigi dan Mulut

Jadi, besi berkarat sendiri tidak otomatis berbahaya atau beracun. Namun, risiko serius muncul jika benda berkarat melukai tubuh, karena bisa memicu infeksi tetanus.

Menjaga kebersihan luka dan memastikan vaksinasi adalah langkah terbaik untuk mencegah bahaya tersebut. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Tetanus #infeksi #Besi berkarat