RADAR TULUNGAGUNG – Mata merupakan salah satu organ vital yang berperan penting dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, tidak sedikit masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan tanpa menyadari penyebabnya.
Salah satu masalah mata yang cukup umum adalah mata silinder atau dalam istilah medis dikenal dengan astigmatisme.
Baca Juga: Jenis Makanan Sehat yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Mata Silinder secara Alami dan Aman
Gangguan ini seringkali sulit dikenali karena gejalanya mirip dengan masalah penglihatan lain, seperti rabun jauh maupun rabun dekat.
Oleh sebab itu, penting untuk memahami ciri-ciri mata silinder agar dapat ditangani dengan tepat.
Apa Itu Mata Silinder?
Mata silinder adalah kelainan pada kornea atau lensa mata yang tidak memiliki bentuk bulat sempurna.
Normalnya, kornea berbentuk bulat seperti bola basket sehingga cahaya yang masuk ke mata dapat difokuskan dengan baik ke retina.
Baca Juga: Bukan Menangis, Ini 4 Alasan Air Mata Keluar Saat Menguap
Pada penderita silinder, kornea berbentuk lonjong menyerupai bola rugby. Kondisi ini membuat cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus secara merata sehingga penglihatan menjadi buram atau terdistorsi.
Ciri-Ciri Mata Silinder
Berikut beberapa ciri-ciri mata silinder yang umum dialami seseorang:
1. Penglihatan Buram atau Kabur
Orang dengan mata silinder sering melihat objek tampak buram, baik dari jarak dekat maupun jauh. Hal ini berbeda dengan rabun jauh (miopia) atau rabun dekat (hipermetropia) yang hanya memengaruhi salah satu jarak pandang.
2. Kesulitan Melihat Garis Lurus
Salah satu tanda khas mata silinder adalah melihat garis lurus tampak miring atau bergelombang. Misalnya, saat melihat pagar atau tulisan, bentuknya tidak terlihat rata sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Jarang Diketahui Publik, Gas Air Mata Simpan Bahaya Jangka Pendek dan Panjang
3. Mata Cepat Lelah
Penderita silinder kerap mengalami mata cepat lelah setelah membaca, menatap layar komputer, atau berkendara dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena otot mata bekerja ekstra keras untuk menyesuaikan fokus.
4. Sakit Kepala
Ketidakmampuan mata memfokuskan cahaya dengan benar dapat memicu ketegangan pada otot mata. Kondisi ini sering menyebabkan sakit kepala, terutama di area sekitar dahi dan pelipis.
5. Sering Menyipitkan Mata
Tanpa disadari, penderita mata silinder cenderung menyipitkan mata saat melihat objek, dengan tujuan memperjelas penglihatan. Kebiasaan ini justru dapat memperparah ketegangan otot mata.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Mata Panda dalam 7 Hari secara Alami di Rumah
6. Sulit Melihat di Malam Hari
Ciri lainnya adalah kesulitan melihat dengan jelas saat malam atau dalam kondisi cahaya redup. Hal ini dapat menyulitkan ketika berkendara di malam hari, karena cahaya lampu jalan atau kendaraan tampak menyilaukan.
Faktor Penyebab Mata Silinder
Ada beberapa penyebab yang dapat memicu mata silinder, antara lain:
•Faktor keturunan atau genetik.
•Cedera pada mata.
•Riwayat operasi mata.
•Gangguan pada kornea akibat penyakit tertentu.
Cara Mengatasi Mata Silinder
Meski tidak bisa sembuh total tanpa tindakan medis, mata silinder dapat dikoreksi dengan beberapa cara berikut:
• Menggunakan kacamata atau lensa kontak khusus silinder.
• Menjalani operasi refraktif, seperti LASIK atau PRK.
• Menjaga kesehatan mata, misalnya dengan membatasi penggunaan gawai terlalu lama dan rutin melakukan pemeriksaan ke dokter mata.
Ciri-ciri mata silinder sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Oleh sebab itu, pemeriksaan mata secara rutin sangat penting dilakukan, terutama jika mulai muncul gejala seperti penglihatan buram, sakit kepala, atau mata cepat lelah.
Dengan deteksi dini, penderita bisa mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kualitas penglihatan tetap terjaga.****
Editor : Dharaka R. Perdana