Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kombinasi Bakso dan Es Teh Bisa Menyebabkan Masalah Kesehatan, Ini Penjelasan Lengkap Ahli Gizi!

Mohammad Dzakwan Wahyu Nur Fauzan • Senin, 13 Oktober 2025 | 21:57 WIB
combo favorit orang indonesia bakse,dan es teh
combo favorit orang indonesia bakse,dan es teh

TULUNGAGUNG– Kombinasi semangkuk bakso panas yang gurih dengan segelas es teh dingin yang menyegarkan telah lama menjadi kebiasaan favorit dan tak terpisahkan bagi banyak pecinta kuliner di Indonesia.

Entah saat menikmati bakso urat yang kenyal atau bakso mercon yang pedas menggugah selera, kehadiran es teh manis seolah menjadi pelengkap wajib yang menciptakan pengalaman kuliner tak terlupakan.

Namun, di balik kenikmatan yang ditawarkan, belakangan ini muncul imbauan viral di media sosial yang mengejutkan publik: Jangan minum es teh setelah menyantap bakso.

Imbauan ini muncul bukan tanpa alasan.

Para ahli gizi dan postingan edukatif menyoroti bahaya tersembunyi yang berpotensi timbul dari kombinasi tersebut.

Masalah utama yang ditekankan adalah kandungan Tanin yang ada di dalam teh.

Tanin diketahui sebagai zat antinutrisi yang memiliki kemampuan mengikat zat besi yang berasal dari makanan yang kita konsumsi, termasuk bakso.

Kebiasaan ini, jika terus dilakukan, dikhawatirkan dapat menghambat penyerapan zat besi yang sangat penting bagi kesehatan tubuh.

Spesialis gizi klinik, dr Putri Sakti MGz SpGK AIFO-K CBBF, membenarkan fakta di balik imbauan yang viral ini.

Menurutnya, tanin adalah salah satu zat antinutrisi yang dapat berikatan dengan protein, yang mana bakso adalah sumber protein, dan membentuk senyawa kompleks yang tidak larut.

Senyawa kompleks yang terbentuk ini tidak hanya akan mengurangi daya cerna protein, tetapi juga akan menurunkan aktivitas enzim saat berikatan di saluran pencernaan.

Efeknya, penyerapan nutrisi penting lainnya, seperti zat besi dan vitamin B, juga akan berkurang signifikan.

Dampak Kesehatan Jangka Panjang: Dari Zat Besi hingga Pencernaan

Tanin dikenal dapat mengikat zat besi.

Dalam kasus individu yang sudah mengalami defisiensi zat besi, konsumsi teh secara bersamaan saat makan dapat memicu masalah serius.

Kekurangan zat besi ini dapat menyebabkan gejala yang dirasakan seperti kelelahan yang berkepanjangan dan kurangnya energi.

Diana Maharani, salah satu penggemar bakso, mengaku sangat tertarik dengan informasi ini karena ia sering merasa lelah, dan menduga ada pengaruh dari kebiasaan minum es teh saat menikmati bakso.

Rina Setiawan juga berbagi pengalaman serupa, kini memilih air hangat karena merasa lebih sehat dan pencernaannya terbantu.

Selain isu tanin dan penyerapan nutrisi, suhu dingin dari es teh juga menjadi faktor yang perlu direnungkan kembali.

Sumber menyebutkan bahwa suhu dingin dapat menyebabkan enzim pencernaan, yang bertugas memecah makanan, tidak dapat bekerja secara efisien.

Joko Pramono, yang awalnya menganggap minum es teh adalah hal wajar saat makan bakso, kini mulai berpikir ulang setelah memahami bahwa suhu dingin dapat memengaruhi enzim pencernaan.

Ia beralih ke air hangat dan merasa lebih nyaman serta terhindar dari gangguan pencernaan.

Siti Rahayu juga mengaku sering merasakan ketidaknyamanan setiap kali menikmati bakso dengan es teh dan berencana mencoba alternatif yang lebih sehat.

Popularitas dan Alternatif Minuman yang Lebih Sehat

Meskipun potensi bahaya telah diungkap, kombinasi bakso dan es teh tetap menjadi primadona di berbagai tempat makan, dari warung pinggir jalan hingga restoran terkenal.

Banyak yang berpendapat bahwa hidangan bakso yang hangat (seperti bakso urat) dipadukan dengan es teh manis memberikan keseimbangan rasa yang sempurna.

Bahkan, ada pandangan yang menganggap larangan minum teh es setelah makan bakso hanyalah mitos.

Beberapa percaya bahwa teh memiliki manfaat kesehatan, seperti antioksidan, dan teh tawar bahkan dapat membantu mencerna lemak dalam bakso, serta mengurangi rasa berat setelah makan.

Namun, ahli gizi menegaskan pentingnya pembatasan.

Dr Putri Sakti menyampaikan bahwa sesekali minum teh diperbolehkan asalkan masih dalam batas wajar, dan teh yang dikonsumsi harus cair, tidak terlalu pekat.

Namun, beliau lebih menyarankan untuk mengganti minuman pendamping dengan sumber yang bebas tanin.

Pilihan Minuman Alternatif yang Direkomendasikan:

Untuk memastikan penyerapan nutrisi optimal dari bakso, ahli gizi menyarankan untuk memilih minuman yang kaya vitamin C atau air mineral.

Minuman yang bebas tanin meliputi air, susu, dan jus jeruk.

Beberapa konsumen juga telah mulai beralih ke minuman lain yang dianggap lebih aman dan menyehatkan:

  1. Air Hangat: Dipilih karena dianggap membantu pencernaan dan lebih sehat.
  2. Minuman Herbal: Menjadi alternatif yang menarik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jangka panjang tanpa mengganggu penyerapan zat besi.
  3. Jus Jeruk/Minuman Vitamin C: Pilihan terbaik karena Vitamin C dapat membantu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi secara optimal.

Mengalihkan pilihan minuman ke alternatif yang lebih sehat adalah langkah bijak untuk mendukung kesehatan jangka panjang dan memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Bagi Anda yang sering menikmati bakso lezat dengan es teh segar, sekarang adalah saatnya untuk mempertimbangkan ulang kebiasaan ini demi kesehatan pencernaan dan penyerapan zat besi yang maksimal.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#es teh #es teh manis #bakso aci #bakso