Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Masih Bingung Cara Berobat Pakai BPJS Kesehatan? Begini Panduan Lengkapnya agar Tak Ditolak Rumah Sakit

Vidya Sajar Fitri • Selasa, 11 November 2025 | 03:20 WIB
Pelayanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.(ilustrasi AI)
Pelayanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.(ilustrasi AI)

RADAR TULUNGAGUNG  Banyak peserta masih belum memahami cara berobat pakai BPJS Kesehatan yang benar.

Tidak sedikit yang datang langsung ke rumah sakit tanpa mengikuti alur yang sudah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.

Akibatnya, sebagian peserta mengira mereka ditolak rumah sakit, padahal ada aturan berjenjang yang wajib diikuti.

Dalam video edukatif yang diunggah BPJS Kesehatan, seorang petugas menjelaskan kepada peserta bahwa pelayanan kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Faskes ini bisa berupa puskesmas, klinik, atau praktik dokter mandiri tempat peserta terdaftar.

“Peserta cukup menunjukkan KTP atau menyebutkan NIK. Kalau kondisi bisa diselesaikan di faskes pertama, maka akan ditangani dan diberi obat di sana,” ujar petugas BPJS.

Langkah Awal Sebelum ke Rumah Sakit

Sesuai aturan, berobat pakai BPJS Kesehatan harus melalui tahapan.

Setelah diperiksa di faskes pertama, dokter akan menentukan apakah pasien perlu dirujuk ke rumah sakit.

Jika membutuhkan penanganan spesialis, peserta akan mendapatkan surat rujukan yang menjadi dasar layanan lanjutan di rumah sakit.

Sistem ini disebut gatekeeping—bertujuan memastikan pasien mendapat penanganan sesuai kebutuhan medis.

“Dengan sistem berjenjang, pelayanan jadi lebih efisien dan tepat sasaran,” jelas petugas BPJS.

Tujuan Kebijakan

Menurut BPJS, sistem ini juga membantu menekan antrean di rumah sakit dan memastikan penggunaan anggaran jaminan kesehatan berjalan efisien.

“Kalau semua pasien langsung ke rumah sakit, pelayanan tidak akan maksimal,” katanya.

Petugas juga menegaskan bahwa peserta tidak perlu khawatir dengan biaya. Selama status keanggotaan aktif dan prosedur diikuti, semua biaya berobat ditanggung BPJS Kesehatan.

Edukasi Peserta Terus Ditingkatkan

BPJS Kesehatan kini gencar mengedukasi peserta agar memahami aturan layanan.

Melalui media sosial dan video interaktif, lembaga ini berupaya menghapus anggapan bahwa berobat dengan BPJS itu ribet.

“Berobat pakai BPJS Kesehatan tidak rumit. Pastikan aktif, datang ke faskes yang dipilih, dan ikuti alurnya,” tegas petugas di akhir video.

Dengan mengikuti prosedur, masyarakat bisa berobat tanpa perlu memikirkan biaya dan tetap mendapatkan pelayanan yang layak.***

 

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#berobat pakai bpjs #faskes pertama #rujukan rumah sakit #layanan kesehatan #bpjs kesehatan