RADAR TULUNGAGUNG – Kencur dikenal sebagai salah satu rempah dapur yang kaya manfaat bagi kesehatan.
Salah satunya dipercaya dapat membantu meredakan batuk secara alami.
Dokter Saddam Ismail melalui kanal YouTube-nya menjelaskan bahwa kencur memiliki kandungan aktif yang mampu melawan peradangan serta menghambat pertumbuhan mikroba penyebab infeksi saluran pernapasan.
Menurutnya, cara mengatasi batuk dengan kencur secara alami dapat menjadi pilihan awal sebelum beralih ke obat kimia.
“Kencur mengandung polifenol dan propolis yang berfungsi sebagai antioksidan dan antimikroba alami,” ujar Dokter Saddam.
Kandungan ini berperan melawan radikal bebas, mengurangi peradangan, serta mencegah infeksi bakteri dan jamur di saluran pernapasan.
Khasiat Kencur untuk Meredakan Batuk
Kandungan polifenol di dalam kencur berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari stres oksidatif.
Sementara propolis memiliki sifat antimikroba yang dapat menghambat infeksi dari berbagai jenis bakteri dan jamur.
Kombinasi keduanya menjadikan kencur efektif untuk membantu meringankan batuk, baik batuk kering maupun berdahak.
Selain itu, sifat antiinflamasi pada kencur juga mampu menenangkan tenggorokan yang terasa gatal atau nyeri akibat iritasi.
Tidak heran bila bahan alami ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai daerah Indonesia.
Cara Menggunakan Kencur untuk Mengobati Batuk
Dokter Saddam menjelaskan ada tiga cara sederhana untuk memanfaatkan kencur sebagai obat batuk alami.
1. Air Perasan Kencur atau Teh Kencur
Cara pertama adalah membuat air persan kencur. Cuci bersih 3–5 siung kencur, kupas kulitnya, lalu tumbuk hingga halus. Tambahkan air hangat, aduk, lalu saring. Air peran ini bisa diminum langsung. Jika rasanya terlalu kuat, bisa ditambahkan teh herbal untuk menetralkan rasa dan memberikan efek menenangkan pada tenggorokan.
2. Campuran Kencur, Jahe, dan Madu
Resep kedua mengombinasikan kencur dengan jahe dan madu. Jahe terkenal memiliki manfaat meredakan flu dan batuk, sementara madu membantu menenangkan tenggorokan serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Caranya, haluskan kencur dan jahe, lalu rebus bersama air hingga mendidih. Setelah air rebusan agak dingin, tambahkan satu sendok madu dan aduk rata. Ramuan ini dapat diminum dua kali sehari untuk membantu mengencerkan dahak dan meredakan batuk.
3. Mengunyah Kencur Secara Langsung
Bagi yang tidak ingin repot, mengunyah kencur juga bisa menjadi cara cepat. Ambil dua hingga tiga siung kencur, cuci bersih, kupas kulitnya, lalu kunyah hingga halus. Namun jangan ditelan. Cukup kunyah hingga terasa melegakan tenggorokan, lalu buang ampasnya. Cara ini dapat membantu meredakan batuk ringan dengan cepat.
Perhatikan Efek Samping Penggunaan Kencur
Meski alami, Dokter Saddam mengingatkan agar penggunaan kencur tidak dilakukan secara berlebihan.
Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan nyeri perut atau sering buang air kecil.
Jika setelah beberapa hari batuk tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.
Ia menegaskan bahwa bahan alami seperti kencur memang bisa menjadi langkah awal yang aman dan murah untuk meredakan gejala batuk.
Namun, pengobatan medis tetap diperlukan bila kondisi tidak menunjukkan perbaikan.
“Silakan coba dulu bahan alami. Kalau tidak ada perubahan, baru periksa ke dokter,” tuturnya.
Solusi Alami yang Mudah Ditemukan
Kencur termasuk bahan yang mudah ditemukan di dapur masyarakat Indonesia.
Selain sebagai bumbu masak, kencur juga memiliki nilai pengobatan yang tinggi, terutama untuk gangguan pernafasan.
Khasiatnya semakin maksimal jika dikombinasikan dengan bahan alami lain seperti jahe dan madu.
Dengan cara sederhana tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan kencur sebagai alternatif alami dalam cara mengatasi batuk secara alami.
Selain aman, bahan ini juga terjangkau dan mudah dibuat di rumah.
Sebagai catatan, tidak semua jenis batuk bisa disembuhkan hanya dengan ramuan herbal.
Bila batuk disertai demam tinggi, sesak napas, atau berlangsung lebih dari seminggu, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kencur bukan sekadar rempah penyedap, tetapi juga bagian dari warisan pengobatan tradisional yang terus relevan di era modern.
Dengan penggunaan yang tepat, manfaat kencur bisa menjadi solusi alami yang efektif untuk menjaga kesehatan pernapasan.
Editor : Anggi Septian A.P.