RADAR TULUNGAGUNG - PT Dinamika Cahaya Insani (PT DCI) di Ngrajek, Nganjuk tak mau setengah-setengah dalam memproduksi Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Tahun 2026.
Mereka pun melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan cetak uku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Tahun 2026 sebelum buku dikirim ke seluruh Indonesia.
Baca Juga: Pahlawan Tak Harus Mengangkat Senjata, Mengenal KH As'ad Humam Sosok di Balik Buku Iqro
Pemeriksaan dilakukan langsung di fasilitas produksi PT DCI sebagai tahapan krusial. Total sebanyak 323.520 eksemplar buku siap memasuki proses distribusi nasional.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Penyediaan Buku KIA Bayi Kecil Tahun Anggaran 2025 yang digarap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebagai program strategis peningkatan layanan kesehatan ibu dan bayi.
Baca Juga: Mengapa Membaca Buku tanpa Warna dan Gambar Membuat Cepat Mengantuk? Ternyata Ada Alasan Ilmiahnya
Dalam agenda pemeriksaan tersebut, hadir Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) E-Purchasing Belanja Alkes/Non Alkes, Yayan Herdiansyah, bersama tim dari Kemenkes RI.
Mereka melakukan pengecekan komprehensif terhadap hasil cetak, mulai dari akurasi warna, kualitas kertas, kerapihan jilid, hingga kesesuaian isi dengan spesifikasi teknis.
Yayan menegaskan bahwa pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas. “Ini adalah bagian dari jaminan mutu. Buku KIA harus sampai ke masyarakat dalam kondisi terbaik karena berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, pihak PT DCI menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program pemerintah di sektor kesehatan.
Mereka memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan siap dilanjutkan ke tahap distribusi nasional.
“Standar mutu adalah prioritas utama kami. Pemeriksaan hari ini membuktikan bahwa produksi telah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan,” terang perwakilan PT DCI.
Dengan selesainya proses pemeriksaan, PT DCI menyatakan siap mendistribusikan Buku KIA Anak 2026 ke berbagai daerah di Indonesia.
Langkah ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, terutama di fasilitas pelayanan kesehatan primer. ****
Editor : Dharaka R. Perdana