Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

15 Herbal Alami untuk Kesehatan yang Mudah Ditemukan di Dapur, dari Jahe hingga Pala Ternyata Punya Khasiat Luar Biasa

Divka Vance Yandriana • Jumat, 6 Maret 2026 | 17:10 WIB

15 herbal alami untuk kesehatan seperti jahe, kunyit, hingga pala ternyata punya manfaat luar biasa bagi tubuh dan mudah ditemukan di dapur.
15 herbal alami untuk kesehatan seperti jahe, kunyit, hingga pala ternyata punya manfaat luar biasa bagi tubuh dan mudah ditemukan di dapur.

JAKARTA - Banyak orang tidak menyadari bahwa berbagai bahan dapur yang sehari-hari digunakan untuk memasak ternyata termasuk herbal alami untuk kesehatan yang memiliki manfaat luar biasa. Mulai dari jahe hingga pala, bahan-bahan ini telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menjaga kesehatan tubuh.

Dalam sebuah program kesehatan, ahli herbal medik dr. Yanti Marani menjelaskan bahwa ada setidaknya 15 herbal alami untuk kesehatan yang mudah ditemukan di rumah dan memiliki khasiat medis. Beberapa di antaranya bahkan telah diteliti secara ilmiah dan terbukti memberikan manfaat bagi tubuh.

Menurutnya, bahan-bahan herbal ini tidak hanya membantu menjaga daya tahan tubuh, tetapi juga dapat membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan ringan seperti batuk, nyeri otot, hingga tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Ramalan Gempa Megatrust 2026: Indonesia Dikepung 14 Zona Merah, BMKG Tegaskan “Tinggal Tunggu Waktu” Bukan Prediksi Panik

Rimpang Herbal yang Kaya Manfaat

Salah satu bahan herbal yang paling populer adalah jahe. Tanaman rimpang ini dikenal memiliki kandungan senyawa aktif yang bersifat anti-nyeri atau pain killer alami. Jahe sering dimanfaatkan untuk meredakan pegal-pegal setelah beraktivitas atau olahraga.

Selanjutnya ada kunyit, yang mengandung kurkumin. Senyawa ini dikenal sebagai anti-inflamasi alami yang dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh. Bahkan, kunyit juga telah diteliti dalam kaitannya dengan beberapa penyakit autoimun.

Kemudian terdapat kencur, yang sering digunakan sebagai bahan obat tradisional untuk mengatasi batuk. Kandungan dalam kencur berfungsi sebagai ekspektoran yang membantu mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan.

Baca Juga: 10 Wisata Bali Paling Populer 2026 yang Wajib Masuk Daftar Liburan, dari Pantai Kuta hingga GWK yang Mendunia

Rimpang lain yang tak kalah penting adalah lengkuas. Selain menjadi bumbu dapur, lengkuas dipercaya dapat membantu meningkatkan kesuburan pada pria jika dikonsumsi secara teratur.

Bumbu Dapur yang Juga Berfungsi sebagai Obat

Selain rimpang, beberapa bumbu dapur juga termasuk dalam herbal alami untuk kesehatan.

Misalnya bawang merah yang memiliki kandungan antibakteri dan antioksidan. Secara tradisional, bawang merah sering digunakan sebagai obat rumahan untuk anak yang mengalami demam atau masuk angin dengan cara diiris tipis dan dicampur minyak telon.

Sementara itu, bawang putih dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan. Bahan ini dapat berfungsi sebagai anti-radang, membantu menurunkan tekanan darah, serta bertindak sebagai pengencer darah alami.

Baca Juga: Kabar Baik Guru Sertifikasi! SKTP TPG Maret 2026 Dipercepat, Sinkronisasi Dapodik Wajib Sebelum 7 Maret agar Tunjangan Segera Cair

Menurut dr. Yanti, cara terbaik mengonsumsi bawang putih adalah dalam kondisi mentah agar kandungan allicin tetap terjaga. Namun jika tidak terbiasa dengan rasanya, bawang putih dapat dipanggang untuk mengurangi aroma menyengatnya.

Tanaman Herbal untuk Menjaga Organ Tubuh

Tanaman herbal lainnya yang populer adalah temulawak. Tanaman ini mengandung senyawa aktif yang dapat membantu meningkatkan fungsi hati serta memiliki sifat antibakteri dan antivirus.

Kemudian ada daun sirih, yang secara tradisional digunakan untuk menjaga kesehatan organ kewanitaan. Air rebusan daun sirih dipercaya membantu mengurangi bau tidak sedap dan keputihan.

Selain itu, daun salam juga dikenal sebagai herbal yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Cara penggunaannya cukup sederhana, yaitu merebus beberapa lembar daun salam dalam air dan meminumnya secara teratur.

Sementara daun seledri telah diteliti memiliki potensi membantu menurunkan tekanan darah. Bahkan dalam beberapa penelitian, kombinasi seledri dan daun kumis kucing menunjukkan hasil yang cukup baik dalam membantu mengontrol hipertensi.

Herbal untuk Daya Tahan dan Vitalitas Tubuh

Beberapa herbal lainnya juga bermanfaat untuk meningkatkan vitalitas dan daya tahan tubuh.

Contohnya sereh, yang dapat membantu meredakan pegal-pegal serta mengurangi batuk. Kemudian ada lada, yang mengandung piperin yang memberikan rasa pedas dan dapat meningkatkan energi serta metabolisme tubuh.

Selanjutnya kayu manis dikenal memiliki manfaat membantu mengontrol kadar gula darah. Karena itu, bahan ini sering digunakan sebagai tambahan minuman herbal atau makanan sehat.

Tak ketinggalan teh hijau, yang kaya antioksidan dan dipercaya dapat membantu menurunkan kadar gula serta lemak dalam darah setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat atau lemak.

Terakhir adalah pala, yang dikenal sebagai herbal alami yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Pala sering digunakan sebagai bahan alami untuk membantu mengatasi insomnia ringan.

Dengan berbagai manfaat tersebut, dr. Yanti mengingatkan bahwa penggunaan herbal alami untuk kesehatan dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

“Banyak bahan herbal yang mudah kita temukan di dapur ternyata memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa,” ujarnya.

Editor : Divka Vance Yandriana
#herbal alami #Obat Herbal Tradisional #tanaman obat