Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cara Menurunkan Kolesterol dan Darah Tinggi Tanpa Obat? Dokter Ungkap Pentingnya Lifestyle Changing, Puasa hingga Air Kelapa

Divka Vance Yandriana • Jumat, 6 Maret 2026 | 17:40 WIB

Cara menurunkan kolesterol dan darah tinggi bisa dilakukan dengan lifestyle changing, puasa, bekam, hingga air kelapa menurut pakar kesehatan.
Cara menurunkan kolesterol dan darah tinggi bisa dilakukan dengan lifestyle changing, puasa, bekam, hingga air kelapa menurut pakar kesehatan.

JAKARTA - Upaya menurunkan kolesterol dan darah tinggi tidak selalu harus bergantung pada obat-obatan. Para pakar kesehatan menegaskan bahwa perubahan gaya hidup atau lifestyle changing justru menjadi salah satu langkah utama yang direkomendasikan dalam berbagai panduan medis.

Dalam berbagai pedoman penatalaksanaan penyakit seperti hipertensi dan kolesterol tinggi, perubahan pola hidup sehat selalu menjadi bagian penting dari terapi. Langkah ini bahkan sering dianjurkan sebelum penggunaan obat dalam beberapa kasus tertentu.

Perubahan gaya hidup yang dimaksud mencakup pola makan sehat, pengaturan waktu tidur, hingga aktivitas seperti puasa. Pendekatan ini diyakini dapat membantu menurunkan kolesterol dan darah tinggi secara alami apabila dilakukan secara konsisten.

Baca Juga: 8 Wisata Baru Jogja yang Lagi Viral 2026, Obelix Sea View hingga Dreamy Park Bikin Liburan Serasa di Luar Negeri

Perubahan Pola Makan Jadi Langkah Utama

Salah satu kunci utama dalam mengontrol kolesterol dan tekanan darah adalah memperbaiki pola makan.

Mengonsumsi makanan yang tepat dinilai mampu membantu tubuh menjaga keseimbangan metabolisme secara alami. Sebaliknya, makanan tinggi lemak jenuh, gula berlebih, serta makanan olahan justru dapat memicu peningkatan kadar kolesterol.

Karena itu, masyarakat dianjurkan untuk mulai menerapkan prinsip “eat right” atau makan dengan cara yang benar.

Baca Juga: Perbedaan Perlakuan Pajak THR ASN vs Swasta, Begini Penjelasan Kementerian Keuangan!

Pola makan sehat biasanya menekankan konsumsi makanan alami seperti sayur, buah, dan bahan makanan segar yang minim proses pengolahan.

Puasa Disebut Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Selain pola makan, puasa juga disebut memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Berbagai penelitian internasional telah membahas manfaat puasa terhadap metabolisme tubuh. Dalam sejumlah studi, puasa diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol serta mengontrol tekanan darah.

Dalam praktiknya, salah satu jenis puasa yang sering disebut efektif adalah puasa Daud, yakni puasa selang-seling setiap dua hari sekali.

Baca Juga: THR Lebaran 2026 Kena Pajak? Ini Aturan PPh 21, Batas Gaji yang Tidak Dipotong hingga Sanksi Jika Perusahaan Tak Membayar

Artinya, dalam satu bulan seseorang menjalani puasa sekitar 15 hari dan makan normal pada hari lainnya dengan tetap menjaga pola makan sehat.

Jika dilakukan secara konsisten, metode ini diyakini dapat membantu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

Terapi Bekam Juga Banyak Diteliti

Selain puasa, terapi bekam atau hijamah juga sering disebut sebagai salah satu metode pengobatan tradisional yang dipercaya membantu menjaga kesehatan tubuh.

Bekam dilakukan dengan cara mengeluarkan darah dari permukaan kulit menggunakan alat khusus. Metode ini telah digunakan sejak lama dalam berbagai praktik pengobatan tradisional.

Sejumlah penelitian juga telah membahas manfaat terapi bekam, termasuk kaitannya dengan kesehatan sirkulasi darah dan metabolisme tubuh.

Meski demikian, terapi ini tetap perlu dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman agar aman bagi kesehatan.

Air Kelapa Dinilai Bermanfaat untuk Tekanan Darah

Selain metode di atas, air kelapa juga sering disebut memiliki manfaat bagi penderita hipertensi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air kelapa mengandung elektrolit alami seperti kalium yang dapat membantu menjaga keseimbangan tekanan darah.

Kandungan nutrisi tersebut dinilai berperan dalam membantu mengontrol tekanan darah jika dikonsumsi secara wajar sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Namun demikian, air kelapa tidak dapat menggantikan terapi medis secara langsung, terutama bagi penderita yang sudah mendapatkan obat dari dokter.

Tidur dan Kebiasaan Hidup Sehat Tidak Boleh Diabaikan

Faktor lain yang sering diabaikan adalah pola tidur. Padahal kualitas tidur sangat berpengaruh terhadap metabolisme tubuh.

Tidur yang tidak teratur dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan metabolisme, yang pada akhirnya dapat berdampak pada kadar kolesterol dan tekanan darah.

Karena itu, menjaga waktu tidur yang cukup dan teratur menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat.

Konsistensi Menjadi Tantangan

Meski berbagai metode alami tersedia, tantangan terbesar dalam menerapkan gaya hidup sehat adalah konsistensi.

Banyak orang ingin mendapatkan hasil cepat tanpa melakukan perubahan kebiasaan sehari-hari.

Padahal, kebiasaan kecil seperti memilih makanan alami, mengurangi makanan olahan, serta menjaga pola hidup sehat dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Dengan menerapkan perubahan gaya hidup secara konsisten, risiko kolesterol tinggi dan hipertensi dapat ditekan, bahkan tanpa ketergantungan berlebihan pada obat-obatan.

Editor : Divka Vance Yandriana
#air kelapa #obat herbal #kolesterol