JAKARTA - Penyakit asam urat atau gout menjadi salah satu gangguan kesehatan yang cukup sering dialami masyarakat, terutama pada usia 30 tahun ke atas. Penyakit ini ditandai dengan nyeri hebat pada persendian akibat tingginya kadar asam urat dalam darah.
Ketika kadar asam urat meningkat, zat tersebut dapat membentuk kristal di sendi. Kondisi ini memicu peradangan yang menyebabkan rasa nyeri, pembengkakan, hingga sensasi panas pada persendian.
Selain menggunakan obat dari dokter, sebagian masyarakat juga memanfaatkan ramuan herbal asam urat dari bahan alami yang mudah ditemukan di dapur. Beberapa tanaman herbal bahkan dipercaya dapat membantu meredakan gejala asam urat secara alami.
Dokter Nadia dari Halodoc menjelaskan bahwa beberapa bahan alami memang memiliki kandungan senyawa aktif yang berpotensi membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.
Jahe Merah Disebut Mampu Menghambat Pembentukan Asam Urat
Salah satu bahan herbal yang sering digunakan adalah jahe merah. Tanaman rimpang ini dikenal memiliki berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
Menurut dokter Nadia, jahe merah mengandung senyawa gingerol yang termasuk dalam kelompok flavonoid. Senyawa tersebut berfungsi sebagai antioksidan yang dapat membantu menghambat kerja enzim xanthine oxidase.
Enzim xanthine oxidase merupakan enzim yang berperan dalam proses perubahan purin menjadi asam urat di dalam tubuh. Jika aktivitas enzim ini terhambat, maka produksi asam urat juga dapat berkurang.
“Secara tidak langsung jahe dapat membantu menghambat pembentukan asam urat,” jelasnya.
Purin sendiri banyak ditemukan pada makanan seperti daging merah dan jeroan. Ketika makanan tersebut dicerna, purin akan diubah menjadi asam urat di dalam tubuh.
Karena itu, konsumsi makanan tinggi purin perlu dibatasi bagi penderita asam urat.
Wedang Herbal dari Jahe dan Rempah
Jahe merah juga bisa diolah menjadi minuman herbal tradisional. Salah satunya adalah wedang secang atau wedang rempah yang banyak dikenal di daerah Jawa Tengah.
Ramuan ini dibuat dengan merebus jahe merah bersama beberapa rempah lain seperti secang, kayu manis, dan cengkeh.
Proses pembuatannya cukup sederhana. Air direbus bersama rempah-rempah hingga volumenya berkurang menjadi sekitar sepertiga dari jumlah awal.
Baca Juga: Partai Buruh Desak THR Bebas Pajak, Pemerintah Buka Suara soal Skema PPh 21 untuk ASN dan Swasta
Ramuan tersebut dipercaya memiliki efek sinergis dalam membantu meredakan peradangan serta mengurangi gejala asam urat.
Kayu manis yang digunakan dalam ramuan ini juga memiliki manfaat tambahan. Rempah ini dapat membantu melindungi lambung, terutama bagi penderita yang mengonsumsi obat asam urat yang berpotensi menyebabkan iritasi lambung.
Sambiloto Juga Dipercaya Bantu Redakan Asam Urat
Selain jahe merah, tanaman herbal lain yang sering digunakan adalah sambiloto. Daun sambiloto dikenal memiliki rasa pahit yang kuat, tetapi mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat.
Senyawa tersebut bernama andrografolid yang menurut penelitian praklinis mampu menghambat aktivitas enzim xanthine oxidase.
Dengan demikian, sambiloto berpotensi membantu menurunkan produksi asam urat di dalam tubuh.
Pengolahan sambiloto cukup mudah. Daunnya bisa diseduh dengan air panas untuk dijadikan minuman herbal. Untuk mengurangi rasa pahit, minuman ini bisa ditambahkan madu.
Selain diminum, sambiloto juga dapat digunakan sebagai ramuan oles untuk area sendi yang mengalami nyeri.
Herbal Bisa Membantu, Tetapi Tetap Perlu Penanganan Medis
Meskipun ramuan herbal asam urat cukup populer di masyarakat, para ahli tetap mengingatkan bahwa penggunaannya sebaiknya tidak menggantikan pengobatan medis sepenuhnya.
Obat herbal dapat berfungsi sebagai terapi tambahan untuk membantu meredakan gejala. Namun, pemeriksaan dokter tetap diperlukan, terutama jika serangan asam urat terjadi berulang atau semakin parah.
Selain itu, perubahan gaya hidup juga penting dilakukan untuk mencegah kambuhnya penyakit ini. Mengurangi konsumsi makanan tinggi purin, menjaga berat badan ideal, serta rutin berolahraga menjadi langkah penting dalam mengontrol kadar asam urat.
Dengan kombinasi pengobatan medis, pola hidup sehat, dan pemanfaatan herbal secara bijak, risiko kambuhnya asam urat dapat diminimalkan.
Editor : Divka Vance Yandriana