JAKARTA - Obat herbal untuk GERD kini semakin banyak dicari masyarakat yang ingin meredakan asam lambung tanpa harus terus-menerus mengonsumsi obat medis. Beberapa bahan alami bahkan disebut dapat membantu mencegah kambuhnya penyakit gastroesophageal reflux disease atau GERD.
Seorang apoteker dalam sebuah video edukasi kesehatan menjelaskan bahwa penggunaan obat herbal untuk GERD sebenarnya lebih dianjurkan sebagai tindakan pencegahan, bukan sebagai pengobatan utama ketika gejala sedang parah.
GERD sendiri merupakan kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan akibat melemahnya katup esofagus bagian bawah. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Gejala yang paling sering muncul antara lain sensasi terbakar di dada atau heartburn, rasa asam di mulut, nyeri dada, kesulitan menelan, hingga batuk kronis terutama pada malam hari.
“Jika gejala GERD sudah parah seperti nyeri hebat, mual muntah, atau sulit makan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Obat herbal lebih cocok untuk pencegahan agar tidak kambuh,” jelasnya.
Gejala Umum GERD yang Sering Diabaikan
Banyak orang tidak menyadari bahwa keluhan yang mereka alami sebenarnya merupakan gejala GERD.
Baca Juga: 7 Obat Tradisional Asam Lambung Naik yang Ampuh Redakan GERD, dari Lidah Buaya hingga Air Kelapa
Beberapa gejala yang kerap muncul di antaranya:
-
Heartburn atau sensasi panas di dada
-
Rasa asam atau pahit di mulut
-
Nyeri dada yang sering disangka penyakit jantung
-
Kesulitan menelan makanan
-
Batuk kronis tanpa sebab jelas
-
Suara serak
-
Mual dan muntah
Pada beberapa kasus, penderita bahkan merasa makanan seperti tersangkut di kerongkongan sehingga membuat nafsu makan menurun.
6 Obat Herbal untuk GERD yang Bisa Dicoba
Berikut beberapa obat herbal untuk GERD yang disebut dapat membantu meredakan iritasi lambung serta mencegah naiknya asam lambung.
1. Licorice (Akar Manis)
Licorice atau akar manis merupakan salah satu tanaman herbal yang dipercaya mampu melindungi lapisan lambung.
Jenis yang direkomendasikan adalah DGL licorice atau deglycyrrhizinated licorice. Senyawa ini dapat membantu menyeimbangkan produksi asam lambung serta menenangkan iritasi pada lambung.
Biasanya licorice tersedia dalam bentuk bubuk yang dapat diseduh menggunakan air hangat dan diminum sekitar dua kali sehari sebelum makan.
2. Jahe
Jahe dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki sifat antiinflamasi kuat.
Selain membantu menghangatkan tubuh, jahe juga dapat mengurangi peradangan pada lambung serta membantu meredakan gejala asam lambung.
Cara mengonsumsinya cukup mudah. Jahe segar sepanjang 2 hingga 3 cm dipotong tipis, kemudian direbus dengan dua gelas air dan diminum satu hingga dua kali sehari.
3. Lidah Buaya
Lidah buaya atau aloe vera juga disebut memiliki manfaat untuk meredakan gejala GERD.
Gel bening dari lidah buaya dapat membantu menenangkan iritasi pada kerongkongan dan lambung.
Namun sebelum dikonsumsi, bagian getah kuning harus dibersihkan terlebih dahulu karena dapat menimbulkan efek pencahar.
Gel lidah buaya kemudian diblender dengan air dan diminum sekitar seperempat hingga setengah gelas.
4. Kunyit
Kunyit menjadi salah satu bahan herbal yang paling populer untuk mengatasi gangguan pencernaan.
Kandungan kurkumin di dalamnya memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada lambung.
Cara mengonsumsinya cukup dengan menyeduh setengah sendok teh bubuk kunyit atau parutan kunyit segar dengan air hangat.
Minuman ini dapat dikonsumsi satu hingga dua kali sehari sebelum makan.
5. Chamomile
Teh chamomile dikenal sebagai minuman herbal yang menenangkan.
Selain membantu meredakan stres, chamomile juga dipercaya mampu mengurangi produksi asam lambung serta meredakan iritasi pada esofagus.
Teh chamomile dapat diseduh dengan air panas dan diminum satu hingga dua kali sehari.
6. Madu
Madu memiliki sifat antiinflamasi yang baik untuk membantu menenangkan kerongkongan yang teriritasi akibat asam lambung.
Konsumsi madu dapat dilakukan secara langsung satu sendok makan atau dicampurkan ke dalam minuman herbal seperti jahe atau kunyit.
Pentingnya Pola Hidup untuk Mencegah GERD
Selain mengonsumsi obat herbal untuk GERD, perubahan gaya hidup juga menjadi faktor penting untuk mencegah kekambuhan penyakit ini.
Beberapa kebiasaan yang disarankan antara lain:
-
Menghindari makanan berlemak dan gorengan
-
Mengurangi konsumsi kopi, soda, dan makanan pedas
-
Tidak langsung berbaring setelah makan
-
Mengelola stres dengan baik
-
Berhenti merokok
Penderita GERD juga dianjurkan untuk tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi agar asam lambung tidak mudah naik ke kerongkongan.
Apabila gejala GERD tidak membaik setelah beberapa hari atau justru semakin parah, pemeriksaan ke dokter tetap menjadi langkah terbaik untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Editor : Divka Vance Yandriana