RADAR TULUNGAGUNG – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini risiko kesehatan terus digencarkan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Deteksi Dini dan Faktor Risiko Kesehatan yang Berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB)/Wabah kepada masyarakat (GERMAS) yang digelar di aula UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Kamis (12/3) pagi.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Komisi IX, Heru Tjahjono, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Acara ini turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, serta sekitar 500 masyarakat Tulungagung dari berbagai latar belakang.
Dalam kesempatan tersebut, Heru Tjahjono menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Terutama dengan mengenali berbagai faktor risiko yang dapat memicu munculnya penyakit menular maupun potensi kejadian luar biasa di bidang kesehatan.
Menurutnya, melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pemerintah mendorong masyarakat untuk semakin aktif menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Deteksi dini terhadap faktor risiko kesehatan sangat penting agar potensi penyakit maupun wabah dapat dicegah sejak awal,” ujar Heru.
Ia menambahkan, kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan menjadi salah satu kunci penting dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.
Dengan menerapkan pola hidup sehat, masyarakat dapat meminimalkan berbagai risiko penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
Heru juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat sangat diperlukan dalam mendorong keberhasilan program GERMAS.
“Harapannya, melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya perilaku hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar tetap sehat,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, peserta juga mendapatkan berbagai informasi terkait langkah-langkah deteksi dini penyakit, pola hidup sehat, serta upaya pencegahan terhadap berbagai potensi wabah yang dapat terjadi di masyarakat.
Editor : Sandy Sri Yuwana