Cara Skrining Kesehatan BPJS Kesehatan Online secara Mandiri untuk Deteksi Dini Penyakit Kronis

Natasha Eka Safrina • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 18:35 WIB
Cara melakukan skrining kesehatan BPJS Kesehatan secara online lewat website resmi. Cek 47 pertanyaan deteksi dini penyakit kronis mandiri di sini. (Pinterest)
Cara melakukan skrining kesehatan BPJS Kesehatan secara online lewat website resmi. Cek 47 pertanyaan deteksi dini penyakit kronis mandiri di sini. (Pinterest)

 

JAKARTA - Layanan skrining kesehatan BPJS Kesehatan secara online kini dapat diakses secara mandiri oleh seluruh peserta untuk mendeteksi potensi penyakit kronis sejak dini. Langkah pencegahan ini krusial dilakukan guna mengetahui risiko kesehatan tubuh sebelum gejala muncul, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Prosedur skrining kesehatan BPJS Kesehatan ini dirancang untuk mendeteksi potensi risiko terhadap empat jenis penyakit tidak menular yang umum ditemui, yakni diabetes melitus, hipertensi, penyakit ginjal kronik, dan jantung koroner.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan skrining kesehatan BPJS Kesehatan dapat mengaksesnya secara praktis melalui aplikasi Mobile JKN maupun situs web resmi BPJS Kesehatan.

Proses pengisian formulir evaluasi mandiri ini relatif singkat dan dapat dilakukan dari mana saja menggunakan perangkat ponsel maupun komputer.

Baca Juga: Kisah Jaksa Devika Beliani di Tulungagung, Dari Daerah Perbatasan hingga Jadi Penggerak Program Super Jaksa

Syarat dan Dokumen Penyiapan Awal

Sebelum memulai tahapan skrining kesehatan BPJS Kesehatan, peserta perlu menyiapkan beberapa informasi dasar identitas kepesertaan.

Dokumen utama yang wajib disiapkan meliputi nomor kartu BPJS Kesehatan, tanggal lahir peserta, serta informasi kontak aktif yang dapat dihubungi.

Peserta juga perlu mengetahui ukuran fisik terbaru seperti berat badan dan tinggi badan untuk diisikan ke dalam sistem.

Langkah Akses dan Verifikasi Peserta di Website

Untuk memulai proses evaluasi, peserta dapat membuka aplikasi peramban di ponsel pintar atau laptop, lalu memasukkan kata kunci pencarian tautan portal skrining BPJS Kesehatan.

Setelah berada di halaman utama situs web, peserta diminta memasukkan nomor kartu BPJS Kesehatan, tanggal lahir, serta kode captcha yang tertera pada layar.

Sistem selanjutnya akan mengarahkan pengguna pada halaman persetujuan pelaksanaan skrining riwayat kesehatan yang harus disetujui sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

Pada halaman data diri, pengguna wajib mengisi informasi umum yang mencakup berat badan, tinggi badan, tingkat pendidikan terakhir, nomor telepon seluler, alamat email, serta data anggota keluarga yang dapat dihubungi.

Baca Juga: Musim Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Desa Kalidawe Tulungagung, Debit HIPPAM Menurun, BPBD Salurkan Bantuan

Pengisian 47 Pertanyaan Riwayat Kesehatan Peserta

Tahapan inti dari skrining kesehatan BPJS Kesehatan ini menguji kondisi kesehatan peserta melalui total 47 pertanyaan terstruktur yang dibagi dalam beberapa bagian.

Bagian awal mengajukan pertanyaan seputar keluhan fisik sehari-hari yang dirasakan peserta, seperti intensitas rasa haus saat melakukan aktivitas normal.

Selanjutnya, peserta diminta memberikan konfirmasi mengenai riwayat penyakit pribadi yang sedang atau pernah diidap, seperti diabetes melitus, stroke, penyakit pembuluh darah tepi, katarak, glaukoma, hipertensi, jantung koroner, kolesterol tinggi, hingga asam urat.

Sistem juga mengumpulkan data riwayat penyakit keluarga kandung (ayah, ibu, atau saudara kandung), termasuk riwayat hipertensi, gangguan ginjal, kesehatan jiwa, hingga serangan jantung di usia muda.

Bagian akhir instrumen ini mengevaluasi pola konsumsi makanan harian, mulai dari frekuensi makan makanan bersantan, makanan cepat saji, jeroan, hingga kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda atau teh manis berlebih.

Hasil Evaluasi Tingkat Risiko dan Ketentuan Periodik

Setelah seluruh dari 47 pertanyaan selesai dijawab dengan jujur sesuai kondisi aktual, peserta cukup menekan tombol simpan untuk memproses data.

Sistem akan secara otomatis menerbitkan resume analisis berupa tingkat risiko penyakit (rendah, sedang, atau tinggi) untuk kategori diabetes, hipertensi, jantung, dan ginjal.

Bersamaan dengan hasil tersebut, sistem memberikan panduan saran pola hidup sehat, seperti anjuran melakukan aktivitas fisik atau latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari.

Sesuai ketentuan yang berlaku, layanan skrining kesehatan BPJS Kesehatan ini dapat diakses secara berkala oleh peserta sebanyak satu kali dalam satu tahun.

Editor : Natasha Eka Safrina
skrining Kesehatan BPJS Kesehatan skrining riwayat kesehatan BPJS cara skrining BPJS online deteksi dini penyakit kronis risiko penyakit BPJS