Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Paguyuban Kelompok Tani Wanita Dalam Perspektif Teori Gemeinschaft

M. Choirurrozaq • Kamis, 29 Juni 2023 | 03:11 WIB

Penulis: Agustina Bella Cyntia
Penulis: Agustina Bella Cyntia
KELOMPOK tani merupakan sebuah organisasi yang terdiri dari masyarakat yang berprofesi sebagai petani. Kelompok tani dibentuk untuk meningkatkan hasil panen dan memperoleh manfaat ekonomi dan sosial yang lebih baik. Kelompok Tani merupakan inisiatif yang berkembang sebagai tanggapan terhadap kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh petani. Awal mula adanya kelompok tani bisa bervariasi tergantung pada konteks dan negara tertentu. Kelompok tani wanita adalah kelompok tani yang terdiri dari perempuan petani . Kelompok ini secara khusus berfokus pada pemberdayaan perempuan di sektor pertanian. 

 Ada pula karakteristik dan tujuan yang dapat mempengaruhi munculnya kelompok tani wanita yaitu:

  1. Kelompok tani wanita bertujuan untuk memberdayakan perempuan dalam sektor pertanian dan memperkuat peran serta kontribusi mereka dalam pembangunan pedesaan. Salah satu fokus penting kelompok tani wanita adalah memastikan akses perempuan terhadap sumber daya seperti lahan, modal, benih, pupuk, dan teknologi pertanian. 
  2. Kelompok tani wanita menyediakan platform untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan antara anggota kelompok. Mereka dapat mengadakan pelatihan, lokakarya, atau pertemuan rutin untuk meningkatkan pengetahuan perempuan tentang teknik pertanian yang baik, manajemen usaha, pemasaran, dan pengelolaan sumber daya alam
  3. Kelompok tani wanita membantu perempuan mengembangkan keterampilan pemasaran dan manajemen usaha untuk memperoleh hasil yang lebih baik dari usaha pertanian mereka.

Dalam kelompok tani masyarakat membuat paguyuban kelompok tani. Paguyuban kelompok tani merupakan bentuk organisasi atau kelompok pertanian yang berbasis pada sistem paguyuban atau gotong royong dalam budaya Jawa. Tujuan di bentuknya paguyuban kelompok tani yaitu dapat mendasarkan kegiatan dan kerja sama mereka pada prinsip gotong royong, di mana anggota saling membantu dalam pekerjaan pertanian, seperti menanam, memupuk, menyemprot, dan panen. 

 Anggota paguyuban kelompok tani bekerja sama dalam berbagai kegiatan pertanian, termasuk bercocok tanam, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, serta panen. Mereka bergotong royong untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan mengurangi beban kerja individual. Selain kegiatan pertanian, paguyuban kelompok tani juga sering menyelenggarakan kegiatan sosial dan budaya. 

 Paguyuban kelompok tani wanita berfokus pada pembangunan hubungan sosial yang erat dan solidaritas di antara anggota. Mereka saling mendukung, berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya untuk mencapai keberhasilan bersama dalam pertanian. Solidaritas ini membantu meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan usaha pertanian perempuan. 

 Paguyuban kelompok tani Wanita juga memberikan dampak pada pembangunan komunitas secara keseluruhan. Dengan saling berbagi pengetahuan, sumber daya, dan pengalaman, kelompok tani wanita dapat meningkatkan kapasitas anggotanya, memperkuat kualitas hidup di pedesaan, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar. 

 Kelompok tani wanita sering kali terlibat dalam advokasi kebijakan yang mendukung perempuan disektor pertanian. Mereka berperan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, menciptakan kebijakan yang inklusif, dan mendorong partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pertanian dan pembangunan pedesaan.

 Kelompok tani wanita memiliki peran penting dalam pemberdayaan perempuan di sektor pertanian . Mereka tidak hanya memberikan dukungan praktis dan pengetahuan, tetapi juga memperkuat posisi perempuan dalam masyarakat dan membantu menciptakan kesetaraan gender dalam pertanian dan pembangunan pedesaan.

TEORI FERDINAN TONNIES 

( GEMEINSCHAFT DAN GESELSCHAFT )

 Dalam perspektif teori Gemeinschaft, paguyuban kelompok tani dapat dilihat sebagai contoh konkret dari masyarakat persatuan. Paguyuban kelompok tani adalah bentuk organisasi komunitas yang melibatkan anggota-anggota yang memiliki kepentingan dan tujuan yang sama dalam pertanian. Dalam teori gemeinschaft menekankan adanya solidaritas dan nilai-nilai bersama yang menjadi dasar interaksi sosial. Gemeinschaft menggambarkan saling ketergantungan antar individu di dalam komunitas. Dalam paguyuban kelompok tani, anggota saling ketergantungan dalam hal sumber daya, informasi, dan dukungan. Mereka bekerja bersama untuk memaksimalkan hasil pertanian, saling membagikan pengetahuan, dan memperoleh manfaat ekonomi bersama. Gemeinschaft menekankan pentingnya kebersamaan dan kesatuan dalam masyarakat persatuan. 

  Jadi paguyuban kelompok tani wanita dalam teori Gemeinschaft memberikan landasan teoretis yang penting untuk memahami peran dan dampak kelompok tani wanita dalam konteks pertanian. Mereka memberikan kontribusi signifikan dalam pemberdayaan perempuan, pembangunan komunitas, dan pertanian berkelanjutan. Paguyuban kelompok tani wanita mencerminkan konsep Gemeinschaft dengan fokus pada hubungan personal yang erat, solidaritas, dan kebersamaan di antara anggota. Mereka membentuk komunitas yang saling mendukung dan berbagi nilai-nilai bersama dalam konteks pertanian. Perspektif Gemeinschaft membantu memperkuat identitas dan kebanggaan perempuan sebagai petani dan anggota komunitas. Paguyuban kelompok tani wanita memberikan rasa kepemilikan dan harga diri kepada perempuan, memotivasi mereka untuk berinovasi, dan membangun kesatuan dalam komunitas.(*)

Penulis: Agustina Bella Cyntia , Dr. Sulismadi, M.Si

 Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Malang

 

Editor : M. Choirurrozaq
#universitas muhammadiyah malang (umm) #umm malang