Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dirut BRI Sunarso Diusulkan Meraih Penghargaan Nobel

Wawan Susetya • Selasa, 12 Maret 2024 | 19:02 WIB

 

WAWAN SUSETYA, BUDAYAWAN
WAWAN SUSETYA, BUDAYAWAN

NASIONAL - Ada yang menarik dari gagasan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berpidato yang mengusulkan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sunarso meraih penghargaan Nobel. Hal itu disampaikan oleh Sri Mulyani dalam acara BRI TV Microfinance Outlook 2024 di Jakarta.

Dalam pidatonya, Sri Mulyani membicarakan isu mengenai keuangan dunia dan nasional, termasuk pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga UMKM.

Nah, saat memberi sambutan itu Sri Mulyani sempat menyambut Dirut PT BRI Sunarso dengan sapaan khusus. Ia menyebut Sunarso sebagai calon penerima nobel.

"Pak Dirut Sunarso yang akan dapatkan hadiah nobel, dan seluruh hadirin berbahagia," katanya dalam acara tersebut.

Baca Juga: Makna Ramadan, Menyambut Sang Khalik, Dosen UIN SATU Tulungagung: Pada Dasarnya Kita...

Ucapan Sri Mulyani tersebut bukannya tanpa alasan, sebab di acara yang sama Presiden Joko Widodo juga menyebut Sunarso layak mendapatkan penghargaan nobel. Hal ini tak lepas dari capaian anak usaha BRI, PNM Mekaar yang punya nasabah 15 juta orang.

Dalam kesempatan itu pula Presiden Jokowi mengatakan, pendiri Grameen Bank Muhammad Yunus mendapat penghargaan nobel karena memiliki 6,5 juta nasabah. Oleh karena itu, menurut Jokowi, Sunarso harusnya mendapat nobel karena memiliki nasabah lebih banyak.

Artinya, jika 6,5 juta nasabah dapat penghargaan nobel, maka PNM Mekaar yang sudah memiliki 15,2 juta nasabah tentu berpeluang mendapatkan nobel.

Baca Juga: Sambut Bulan Suci, LP Al Isyroq Tulungagung Gelar Tarhib Ramadan

Sayangnya, masih ada 29,2 juta UMKM yang belum mendapat akses ke perbankan. Itulah sebabnya Sri Mulyani berharap BRI bisa melakukan penetrasi hingga ke level akar rumput demi menjangkau 29,2 juta UMKM tersebut. Jika berhasil, maka jumlah nasabah bisa bertambah hingga 45 juta orang.

Itulah tantangan yang dihadapi, oleh Dirut BRI Sunarso supaya dapat menjangkau 29,2 juta UMKM yang belum tersentuh perbankan serta meningkatkan jumlah nasabah BRI bisa menjadi 45 juta.

Penghargaan Nobel

Meski kita sering mendengar, tapi barangkali banyak di antara kita yang belum mengetahui mengenai penghargaan Nobel. Penghargaan bergengsi tersebut dianugerahkan setiap tahun kepada mereka yang telah melakukan penelitian yang luar biasa, menemukan teknik atau peralatan yang baru, atau telah melakukan kontribusi luar biasa ke masyarakat. Yakni dianugerahkan kepada mereka yang berkontribusi di bidang Fisika, Kimia, Sastra, Perdamaian, dan Fisiologi atau Kedokteran.

Sebagaimana disebutkan dalam www.wikipedia.org bahwa penghargaan tersebut diberikan oleh Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel, diidentikan sebagai hadiah nobel, yakni penghargaan yang diberikan kepada orang yang memiliki kontribusi luar biasa di bidang Ekonomi.

Baca Juga: Mengenal Batik Baronggung, Batik Legendaris Khas Tulungagung

Penghargaan tersebut berasal dari negara Swedia, Norwegia yang dipersembahkan oleh Akademi Swedia Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia & Institut Karolinska Komite Nobel Norwegia yang diberikan perdana pada tahun 1901.

Hadiah Nobel di bidang sastra, fisika, kimia dan kedokteran telah diberikan di Stockholm sejak 1901. Sejak tahun 1902, penghargaan ini secara formal dianugerahkan oleh Raja Swedia.

Awalnya, Raja Oscar II tidak menyetujui pemberian penghargaan kepada orang asing, namun kemudian dia mengubah sikapnya, setelah menyadari nilai publisitas penghargaan tersebut terhadap negara Swedia. Sejak tahun 1926, upacara penghargaan diadakan di Ruang Konser Stockholm.

Penghargaan Nobel dianugerahkan setiap tahunnya pada tanggal 10 Desember, yaitu tanggal wafatnya Alfred Nobel. Biasanya, nama calon penerima diumumkan pada bulan Oktober oleh komite dan institusi yang berwenang sebagai badan seleksi penerima penghargaan.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#bri #sri mulyani