Fenomena Kafe Estetik di Tulungagung

Ammar Syifa Evanio • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:08 WIB
Maraknya kafe estetik kini membawa udara segar bagi perekonomian daerah Tulungagung.
Maraknya kafe estetik kini membawa udara segar bagi perekonomian daerah Tulungagung.

 

Perkembangan zaman yang semakin maju menjadikan kafe estetik di Kabupaten Tulungagung menuai banyak pergeseran yang signifikan dalam budaya daerah dan gaya hidup masyarakat lokal, khususnya generasi muda.

Zaman ini kafe tidak lagi dipandang sekadar tempat memesan secangkir kopi, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang ketiga atau third space yang krusial.

Apalagi sekarang banyak remaja menjadikan kafe untuk kegiatan yang tidak berguna, seperti pulang larut malam hanya untuk sekedar membicarakan hal yang tidak berguna, terpapar kebiasaan merokok berlebihan, perjudian online, hingga menurunnya fokus belajar di kelas akibat pulang terlarut malam.

Namun tidak banyak juga yang menjadikan kafe sebagai tempat untuk belajar bersama hingga membicarakan berbagai bisnis dan usaha. 

Namun, maraknya kafe estetik ini membawa udara segar bagi perekonomian daerah Tulungagung.

Hal ini tidak hanya menciptakan ekosistem bisnis baru bagi para pengusaha lokal, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran tempat-tempat berkonsep unik serta estetik berhasil menarik minat pengunjung, baik  pengunjung lokal maupun dari pengunjung luar daerah.

Hal ini membuktikan bahwa estetika dan kenyamanan memberikan suasana yang syahdu. 

Tentu, pemikiran bahwa kafe hanya tempat membuang waktu tidak sepenuhnya salah jika dilihat dari sebagian perilaku remaja yang terjebak tren semata atau sering dikenal dengan (FOMO).

Namun, memandang fenomena ini secara sebelah mata juga merupakan bentuk penyederhanaan masalah.

Bagi gen Z saat ini, berbagai ruang terbuka kreatif kerap berfungsi sebagai penyampaian ide, tempat kumpulnya suatu komunitas, serta sarana pendorong produktivitas mandiri di luar ruang kelas atau kantor.

Fleksibilitas fungsi inilah yang membuat kafe estetik memiliki dua peran dalam kehidupan sosial masyarakat saat ini. 

Pada akhirnya, dampak dari pergeseran fungsi kafe di Tulungagung kembali pada kesadaran diri sendiri dalam memanfaatkannya.

Hadirnya berbagai kafe estetik merupakan bentuk perkembangan zaman dan potensi ekonomi lokal yang patut diapresiasi.

Tantangan terbesar kini terletak pada bagaimana gen Z mampu menyikapi tren ini secara benar untuk mengubah tempat tongkrongan yang semula dianggap warga sebagai ajang membuang waktu menjadi ruang yang memberikan nilai positif, baik secara intelektual, sosial, maupun dari sisi ekonomi. 

 

PENULIS: AMMAR SYIFA EVANIO (SISWA SMATN) 

Editor : Vidya Sajar Fitri
Gen Z perekonomian kafe estetik