Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ternyata Ini Lho Kuliner Legendaris di Kawasan Watulimo, Bikin Ngiler

Akhmad Nur Khoiri • Minggu, 22 Desember 2024 | 13:55 WIB
DIJAMIN LEZAT: Penjual botok ikan menunjukkan vareasi aneka botok yang dijualnya.
DIJAMIN LEZAT: Penjual botok ikan menunjukkan vareasi aneka botok yang dijualnya.

Trenggalek- Warung Botok yang terletak di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, menjadi salah satu destinasi kuliner favorit wisatawan. Warung legendaris itu sudah berdiri pada 1990-an.

Mengusung cita rasa khas Jawa, warung ini dikenal dengan olahan botok ikan lautnya. Warung sederhana ini menyajikan tiga varian botok. Di antaranya, botok ikan blencing, botok cumi, dan botok tawon. Meskipun tawon bukan hasil laut, menu ini memberikan variasi unik di antara olahan ikan yang tersedia. Semua botok dibungkus daun pisang dan disajikan bersama nasi dalam porsi kuli alias besar.

Pemilik sekaligus penerus usaha keluarga, Wiwik Agustiani menyampaikan, resep botok warung ini diperoleh dari ibunya. "Meskipun juga ada sedikit modifikasi untuk meningkatkan cita rasa," ungkapnya.

Salah satu yang menjadi ciri khas dari botok ini adalah aromanya. "Aroma rempah dan rasa khas Jawa kami pertahankan agar pelanggan tetap puas," ujarnya. 

Wanita ramah itu melanjutkan, dia mampu menjual hingga 200 botok per hari. Botok ini juga telah menarik pengunjung dari dalam dan luar kota seperti Tulungagung, Blitar, Malang, hingga Surabaya. Tak hanya wisatawan, pegawai pemerintahan yang sedang bertugas di Watulimo juga sering mampir untuk menikmati hidangan ini.

Harga menu di Warung Botok Wono Lestari cukup terjangkau. Satu porsi botok dihargai Rp 10.000, sedangkan botok dengan nasi dijual Rp 13.000.

Salah satu pengunjung menyampaikan bahwa rasa dari botok warung tersebut memiliki cita rasa yang khas. "Rasa botok di sini berbeda dan sangat khas, apalagi di sekitar Prigi belum banyak warung seperti ini," kata Umi Khrisnawati, pelanggan asal Kabupaten Blitar yang saat itu berkunjung bersama keluarganya. 

Dengan cita rasa otentik dan harga yang ramah kantong, kuliner botok ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman kuliner di Trenggalek. Wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir selatan Trenggalek sering menjadikan tempat ini sebagai destinasi wajib untuk menikmati masakan tradisional khas Jawa. (kho/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#trenggalek #botok #kuliner #watulimo