RADAR TULUNGAGUNG - Ada kalanya penikmat durian jengkel dengan bau durian yang menempel di tangan.
Bahkan berulang kali diguyur air, bau durian masih menempel dan terkesan sulit dihilangkan.
Baca Juga: Biji Durian Boleh Dimakan? Berikut Sederet Fakta dan Mitos Durian
Pernahkah mendengar cara membersihkan tangan berbau durian dengan air yang dituang ke kulit durian?
Ternyata itu benar dan memiliki dasar ilmiah, berikut penjelasannya.
1. Kulit Durian Mengandung Senyawa Sulfur
Bau khas durian berasal dari senyawa sulfur (belerang), seperti ethanethiol dan propanethiol.
Kulit durian juga mengandung senyawa yang dapat menetralkan bau tersebut.
2. Air yang Mengalir di Kulit Durian Menghasilkan Reaksi Kimia
Ketika air dituangkan ke bagian dalam kulit durian, terjadi reaksi yang membantu mengikat dan menghilangkan bau sulfur dari tangan.
Baca Juga: Hati-hati Belah Durian, Salah Sedikit Bisa Terluka, Ini Tipsnya
Kulit bagian dalam durian bertindak sebagai "penetral" bau yang menempel di kulit.
3. Efek Serupa dengan Stainless Steel
Prinsip ini mirip dengan penggunaan stainless steel untuk menghilangkan bau bawang atau ikan dari tangan.
Stainless steel mengikat molekul bau berbasis sulfur, sama seperti yang terjadi saat menggunakan kulit durian.
Begini cara melakukannya.
1. Ambil bagian dalam kulit durian yang masih segar.
2. Tuangkan air ke bagian dalam kulit tersebut.
3. Gunakan air yang mengalir dari kulit durian untuk mencuci tangan.
4. Gosok tangan di bagian dalam kulit durian untuk hasil lebih efektif.
5. Bilas tangan dengan air bersih.
Sebenarnya masih ada cara lain menghilangkan bau durian.
Seperti mencuci tangan dengan garam dan air hangat, enggunakan jeruk nipis atau lemon, maupun menggosok tangan dengan bubuk kopi sebelum dibilas dengan air.
Jadi, fakta ini benar dan bisa dicoba sebagai cara alami menghilangkan bau durian dari tangan!
Editor : Dharaka R. Perdana