Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lebih Nikmat Kopi Hitam atau Kopi Ijo? Alasan Penggemar Kopi di Tulungagung Bikin Kernyitkan Dahi

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 15 Februari 2025 | 05:09 WIB

Penjual kopi keliling di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu melayani penjual (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Penjual kopi keliling di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu melayani penjual (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Tulungagung menjadi daerah paling nyaman bagi para penikmat kopi.

Tulungagung juga sekaligus menjadi wilayah yang 'subur' bagi pebisnis kopi. Berbagai jenis kopi tersaji di ribuan warung kopi di Kota Marmer 

Uniknya di Tulungagung ada dua jenis kopi yang sangat populer, yaitu kopi hitam dan kopi ijo.

Baca Juga: Eksistensi Warung Kopi di Tulungagung Terjaga, Alasannya Mencengangkan!

Kopi ijo merupakan kopi khas dari Bumi Ngrowo ini. Selain warnanya yang unik, rasanya juga tak kalah dari jenis kopi yang lain.

Di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, terdapat sebuah area tempat ngopi di jalan cor tengah sawah.

Tempat tersebut terlihat ramai pengunjung untuk sekedar ngopi sore. Dengan suguhan pemandangan sawah yang luas dan landscape gunung budeg, menambah asyiknya suasana nyore di sana.

Baca Juga: Fantastis, Pemilik Warung Kopi Grasak di Tulungagung Ungkap Cara Pikat Lidah Pembeli

"Kebanyakan anak-anak muda yang ngopi di sini. Cowok-cewek datang bersama teman-temannya untuk menikmati kopi dan pemandangan disini," ungkap Arbi, salah satu penjual kopi keliling di sana.

Perdebatan tentang kopi hitam dan kopi hijau di kalangan masyarakat sangat menarik untuk diikuti.

Sama-sama menjadi idola para pengopi, namun kopi ijo dan kopi hitam tetap pemiliki penikmatnya masing-masing.

Baca Juga: Ada Desa di Tulungagung Jadi Pusat Warung Kopi Grasak, Pagi sampai Malam Tak Pernah Sepi Pembeli

Faktanya masyarakat Tulungagung masih tetap mengidolakan kopi hitam untuk menemani hari-hari mereka.

"Kalau saya tetap kopi hitam. Karena lebih ada sensasi pahitnya," ungkap Rijal, warga Desa Sanggrahan.

Namun, untuk masyarakat luar Tulungagung selalu merindukan nikmatnya kopi ijo. Karena menurut mereka di daerah lain belum banyak yang mengenal bahkan menjual kopi ijo.

Eko, Warga Kota Bogor yang sedang mudik di Tulungagung menceritakan dirinya setiap mudik ke Tulungagung selalu membeli kopi ijo.

Karena menurutnya rasa kopi ijo tidak begitu kuat jadi sangat cocok untuk orang-orang yang sekedar ingin merasakan sensasi kopi yang berbeda.

Baca Juga: Berawal dari Obrolan Iseng, Mahasiswa UIN Tulungagung Sukses Jadi Owner Warung Kopi di Usia Muda

"Suka kopi ijo karena rasanya unik dan ringan," ungkap pria yang hobi memancing itu

Rahma, cewek asli Tulungagung yang kini tinggal di Surabaya juga sangat mengidolakan kopi ijo ketika sedang di sini.

Bahkan dia mengaku selalu membeli kopi ijo dari Tulungagung untuk dibawa ke Surabaya. ****

"Saya penikmat kopi hitam. Tapi kopi ijo selalu punya kenangan tersendiri. Jadi ingat kampung halaman," ungkapnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#warung kopi #kopi #tulungagung #kopi tulungagung #kopi hitam #warkop #kopi ijo