Radar Tulungagung - Lebaran identik dengan makan-makan. Tak terkecuali di Tulungagung. Saat Lebaran, menyantap makanan bersama famili adalah momen yg ditunggu.
Sebab di momen tersebut, rasa kangen dengan saudara akan “tumpah” di atas meja makan. Lantas, makanan apa yang cocok disaat momen Lebaran tiba?
Berikut beberapa makanan yang bisa dijadikan sajian saat Lebaran bersama sanak saudara.
Warung sate ayam ini merupakan makanan legendaris di Tulungagung. Alamatnya tidak sulit. Cek di google map dan silakan meluncur ke jalan Ahmad Yani No. 28 Tulungagung.
Ciri khas sate ini, bahan baku satenya dari ayam dengan guyuran sambel kacang kental dan kecap manis. Saat menyantapnya bisa dengan lontong atau nasi.
Tergantung selera masing-masing. Hanya saja, lontong di warung sate ini berbahan ketan. Dan diaksesori sambel bawang pedas. Untuk Lebaran, sebaiknya pesan setengah matang (bumbu sudah meresap). Lalu panggang sebentar sebelum disajikan.
Bagi generasi old, makanan ini sudah tidak asing lagi. Dan ini merupakan salah satu makanan legendaris Tulungagung. Makanan apakah itu? Jenang grendul.
Untuk mendapatkan jenang maknyus ini silakan meluncur ke Pasar Pon. Cari saja warungnya Mbah Satinem. Lokasinya berada di jalan Diponegoro. Semua orang di kawasan itu sudah banyak yang tahu soal reputasi jenang grendulnya Mbah Satinem.
Jenang ini sebenarnya hanya berstatus kudapan. Tapi kalau habisnya dua mangkok, ya langsung dijamin wareg alias kenyang. Sebab makanan berbahan dasar tepung beras dan santan ini dimodel bulat-bulat kecil.
Teksturnya kenyal dengan rasa gurih-manis. Biasanya disajikan dengan kuah gula merah. Makanan ini cocok sebagai hidangan pembuka atau camilan tamu saat lebaran tiba.
Makanan satu ini merupakan makanan khas Tulungagung. Yakni nasi lodho ayam kampung. Di Tulungagung banyak sekali penjual nasi satu ini.
Tapi tidak ada salahnya kalau Anda mencoba Warung Lodho Bu Asih yang beralamat di jalan Mastrip Tulungagung. Seperti nasi lodho pada umumnya, makanan ini merupakan ayam kampung dimasak dengan santan kental.
Dengan paduan aksesoris rempah kunyit, lengkuas, dan serai. Di warung Bu Asih ini, ayam lodhonya disajikan dengan nasi putih dan sambal terasi. Untuk kebutuhan keluarga besar, disarankan memesan utuh 1 ekor ayam.
4. Kue Apem Tape
Kue apem yang berbahan baku tape ini hanya ada di Tulungagung. Untuk mendapatkan makanan legendaris ini, Anda silakan meluncur ke Pasar Wage.
Langsung jujug saja ke Warung Mbah Darmi di kawasan Kauman. Untuk mengenali cukup mudah. Ciri khasnya, kue itu berbahan tape singkong dengan tekstur spongy.
Aroma fermentasi tape yang khas, biasanya dikukus dalam cetakan daun pisang. Makna Lebarannya, makanan ini melambangkan kebersamaan dan kelimpahan rezeki.
5. Sego Pecel Tulungagung
Nasi pecel ada dimana-mana. Tak terkecuali dengan nasi pecel Tulungagung. Pecelnya bersambal kacang kental. Yang membuat nendang, pecel Tulungagung dibumbu kunyit plus daun jeruk. Untuk mendapatkan pecel khas Tulungagung ini silakan meluncur ke warung Pecel Mbah Suko di jalan Sudirman.
Kalau Anda penyuka sayur, silakan minta tambah sayurnya. Ada kangkung, tauge, dan kemangi. Asal tahu saja, pecel ini makin nendang karena dilengkapi rempeyek kacang. Jika kurang lauknya bisa ditambah ayam goring atau telor balado.
Selama lebaran, agar tidak terjebak antrean sebaiknya memesan 1-2 sebelum hari lebaran tiba. Wajib pemirsa tahu, makanan di atas bukan hanya lezat saja. Tapi juga mengandung nilai nostalgia yang cocok untuk reuni keluarga saat Lebaran. Selamat mencoba. (asd)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz