RADAR TULUNGAGUNG - Ketupat adalah makanan khas yang biasanya ditemui pada perayaan Idul Fitri.
Namun di Tulungagung dan sekitarnya, ketupat justru tersaji seminggu setelah Idul Fitri alias Lebaran Ketupat atau Kupatan.
Ketupat berasal dari bahan dasar beras dan biasanya dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur).
Namun bungkus anyaman janur kerap kali dirasa sulit dalam pembuatannya.
Berikut adalah resep ketupat yang lebih sederhana dengan menggunakan metode yang praktis dan cepat:
Bahan-bahan
- 500 gram beras
- 1 liter air
- 1 sdt garam (opsional)
- Wadah ketupat (bisa menggunakan cetakan ketupat plastik atau bungkus daun pisang)
Cara Membuat
1. Menyiapkan Beras
Cuci beras hingga bersih dan tiriskan. Pastikan tidak ada kotoran yang tertinggal pada beras.
2. Mengisi Cetakan Ketupat
- Jika Anda menggunakan cetakan ketupat plastik, cukup masukkan beras ke dalam cetakan tersebut hingga 3/4 penuh.
Jika menggunakan daun pisang, buat bentuk segitiga atau persegi panjang dengan cara melipat daun pisang, kemudian isi dengan beras.
- Pastikan beras dipadatkan dengan baik agar ketupat tidak mudah pecah saat direbus.
3. Merebus Ketupat
- Masukkan ketupat yang sudah terisi beras ke dalam panci besar. Tambahkan air secukupnya hingga ketupat terendam.
- Tambahkan garam ke dalam air rebusan jika suka.
- Rebus ketupat selama 2-3 jam dengan api kecil. Sesekali periksa air rebusan dan tambahkan air jika kurang.
4. Menyajikan Ketupat
- Setelah ketupat matang (beras sudah empuk dan kenyal), angkat dan tiriskan. Biarkan ketupat dingin sejenak sebelum dibuka.
- Ketupat siap disajikan dengan hidangan pendamping seperti opor ayam, rendang, atau sambal goreng.
Ketupat ini bisa disimpan dalam kulkas dan dipanaskan kembali sebelum disajikan.
Dengan resep sederhana ini, Anda dapat menikmati ketupat tanpa harus repot menganyam daun kelapa.
Editor : Dharaka R. Perdana