RADAR TULUNGAGUNG – Dunia kuliner Tulungagung berduka dengan kehilangan salah satu ikon kuliner nasi pecel terbaiknya.
Bu Kitun, pemilik warung nasi pecel legendaris yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Tulungagung selama puluhan tahun, dikabarkan meninggal dunia.
Kabar duka ini dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu gelombang belasungkawa dari berbagai pihak Bu Kitun.
Baca Juga: Murah Meriah, Ada Punten Pecel Tulungagung sebagai Variasi Menikmati Pecel, Pernah Coba?
Mulai dari pelanggan setia hingga netizen yang mengenal Bu Kitun melalui rasa pecel yang autentik dan keramahannya.
Warung nasi pecel Bu Kitun yang terletak di kawasan Jepun telah lama dikenal sebagai destinasi kuliner wajib bagi siapa saja yang berkunjung ke Tulungagung.
Bumbu pecel yang khas, lezat, dan autentik, dipadukan dengan sambutan hangat dari Bu Kitun, menjadikan warung sederhana ini begitu berkesan di hati pelanggan.
Baca Juga: Makan Sekali Langsung Ketagihan, Ini Rahasia Kenikmatan Nasi Pecel Madiun
Tak hanya warga lokal, warung ini juga menjadi tempat singgah favorit bagi para perantau yang pulang kampung, serta wisatawan yang ingin mencicipi kuliner asli Tulungagung utamanya sajian nasi pecel.
Selama puluhan tahun, Bu Kitun dikenal karena dedikasinya dalam menjaga cita rasa nasi pecel dan kualitas makanan, menjadikannya salah satu figur penting dalam dunia kuliner Tulungagung.
Bahkan di usia yang semakin lanjut, beliau tetap aktif melayani pelanggan warung nasi pecelnya dengan sepenuh hati hingga beberapa waktu sebelum akhirnya memilih untuk beristirahat total.
Baca Juga: 4 Warung Nasi Pecel Blitar yang Viral dan Wajib Dikunjungi oleh Pecinta Kuliner!
Kabar meninggalnya Bu Kitun sontak menjadi viral di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang mengenang kembali momen mereka menikmati nasi pecel legendaris di warung Bu Kitun, sambil mengungkapkan rasa duka dan penghormatan terhadap sosoknya.
Berbagai komentar dan kenangan mengenai Bu Kitun pun membanjiri media sosial.
“Penyelemat pas struggle kuliah ng Tulungagung.. swargi langgeng mak.” – @superheru.hr
“Sobat pecel berduka.” – @mh.maulanaalam
“Semoga beliau khusnul khotimah.” – @ulfiah_harlena
Baca Juga: 5 Jenis Peyek yang Menghiasi Nasi Pecel Khas Tulungagung, Nomor 3 Bikin Nagih!
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Pecelnya benar-benar worth it dan uenak banget. Saya pernah ngonten di sana.” – @cah.menthong
“Semalem lewat depan rumahnya, Masya Allah yang mengantar banyak banget. Mugi-mugi husnul khatimah, aamiin.” – @arifah_ainii
Hingga artikel ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga mengenai kelanjutan operasional warung nasi pecel legendaris Tulungagung tersebut.
Baca Juga: Rahasia Kenikmatan Nasi Pecel Sambal Tumpang Khas Kediri yang Bikin Ketagihan
Meskipun demikian, banyak masyarakat Tulungagung yang berharap agar warisan kuliner nasi pecel yang telah diwariskan oleh Bu Kitun selama bertahun-tahun bisa terus hidup dan diteruskan oleh generasi berikutnya.
Meski Bu Kitun telah tiada, warung pecel miliknya akan terus hidup di hati ribuan pencinta kuliner Tulungagung.
Lebih dari sekadar tempat makan nasi pecel, warung Bu Kitun telah menjadi bagian dari memori, tradisi, dan kenangan yang tak akan terlupakan oleh semua orang yang pernah mencicipi nasi pecel buatannya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana