RADAR TULUNGAGUNG - Kalau kamu mengira lodho ayam khas Tulungagung hanya ada satu jenis, siap-siap berubah pikiran.
Lodho Ayam yang menjadi kuliner tradisional serta terkenal dengan kuah santan dan aroma asap ini ternyata punya beragam varian rasa yang tak kalah menggoda.
Setiap wilayah, bahkan tiap warung, bisa punya racikan khas lodho ayam yang bikin rasanya berbeda-beda.
Dari lodho ayam yang kuahnya kental dan pedas, hingga yang lebih ringan dan cocok buat semua usia semua punya tempat tersendiri di hati pecinta lodho ayam. Yuk, kenali satu per satu!
1. Ayam Lodho Santan Kental: Oporan ala Tulungagung
Kalau kamu suka kuah santan yang creamy dan tidak terlalu pedas, versi ini cocok banget.
Warnanya kuning keemasan, aroma kunyit dan kemirinya lembut, dan teksturnya mirip opor tapi tetap beda karena ada jejak rasa asap dari ayam bakarnya.
Cocok buat kamu yang ingin rasa lodho ayam “kalem” tapi tetap berkarakter.
2. Ayam Lodho Gurih-Pedas: Versi Paling Populer
Varian lodho ayam ini paling sering kamu temui, baik di rumah makan maupun acara hajatan.
Kuahnya kaya santan, bumbunya medok, dan pedasnya pas.
Ayam dibakar terlebih dulu untuk menghasilkan aroma asap yang khas, lalu dimasak dengan bumbu rempah yang meresap hingga ke dalam daging. Ini pilihan aman dan tetap favorit!
3. Lodho Super Pedas: Tantangan Buat Pecinta Cabai
Buat yang suka pedas ekstrem, beberapa penjual lodho ayam kini menghadirkan versi super pedas dengan campuran cabai rawit dalam jumlah banyak.
Kuahnya tetap berbasis santan, tapi sensasi pedasnya mendominasi. Cocok buat anak muda yang suka tantangan rasa!
4. Lodho Tanpa Kuah: Ayam Panggang Bumbu Lodho
Nah, ini varian yang cukup langka. Biasanya ayam dibakar dengan bumbu lodho, tapi tidak dimasak dalam kuah.
Hasilnya ayam panggang berbumbu rempah yang aromanya tetap khas, tapi lebih kering dan cocok buat kamu yang kurang suka makanan berkuah.
5. Lodho Kuah Encer: Gaya Rumahan yang Ringan
Beberapa keluarga di daerah pedesaan Tulungagung membuat ayam lodho dengan kuah yang lebih encer.
Rasa gurihnya tetap terasa, tapi tidak terlalu berat di lidah.
Varian ayam lodho ini cocok disandingkan dengan nasi tiwul atau nasi gurih dan sering disajikan di acara kenduri karena lebih praktis untuk porsi besar.
Siapa sangka, satu hidangan tradisional seperti lodho ayam Tulungagung bisa punya begitu banyak rasa dan versi?
Dari yang pedas menggigit sampai yang creamy dan ringan, semuanya menyimpan cerita rasa yang berbeda.
Jadi, lain kali kalau kamu mampir ke Tulungagung, jangan cuma pesan satu macam. Coba beberapa varian lodho ayam dan temukan rasa favoritmu sendiri. Dijamin, kulineranmu makin seru dan berkesan!
Editor : Dharaka R. Perdana