Radar Tulungagung - Selain terkenal dengan kopi ijo, Tulungagung juga memiliki biji kopi dengan cita rasa yang berbeda dengan wilayah lain.
Biji kopi asli dari lereng pegunungan Tulungagung ini punya aroma harum dan rasa yang begitu kuat.
Tentunya hal ini membuat kopi yang diolah di Tulungagung mempunyai cita rasa tersendiri.
Baca Juga: Nikah Kucing atau Temanten Kucing, Upacara Adat Unik di Tulungagung
Wilayah pegunungan seperti wilayah Sendang, Kalidawir, dan sebagian Besuki menjadi wilayah penghasil kopi utama di Tulungagung.
Dengan ketinggian yang cukup bervariatif, mulai 600 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut menjadi ideal dan dapat menciptakan iklim mikro yang cocok untuk budidaya kopi robusta maupun arabika.
Biji kopi robusta asli Tulungagung memiliki bentuk yang lebih bulat, padat, dan berwarna hijau kekuningan ketika mentah.
Baca Juga: Nostalgia Buah Ceplukan, Harta Karun dari Pinggir Sawah Punya Sejuta Manfaat
Kemudian untuk biji kopi arabika asli Tulungagung, memiliki bentuk lebih lonjong dengan warna hijau kebiruan.
Setelah melalui proses sangrai, cita rasa kopi robusta Tulungagung menyuguhkan rasa pahit yang tebal, dengan nuansa earthy dan rempah lokal.
Aromanya yang begitu kuat, terkadang menyentuh wangi tembakau maupun coklat hitam.
Baca Juga: Daftar 9 Stasiun Kereta Api Aktif di Wilayah Malang Raya, Mana yang Paling Sering Kamu Singgahi?
Nuansa ini cocok bagi pecinta kopi yang menyukai sensasi berat dan berkarakter.
Berbeda dengan kopi arabika Tulungagung yang berasal dari perkebunan kopi lebih tinggi.
Arabika Tulungagung menghadirkan rasa asam buah yang segar, body lebih ringan, dan aftertaste halus serta manis.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz