Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bandingkan Sayur Lodeh Khas Tulungagung dengan Yogjakarta, Solo, Madiun, Ada Isian Sayur dan Bumbu Lebih Kuat

Vidya Sajar Fitri • Minggu, 1 Juni 2025 | 00:15 WIB
Sayur lodeh khas Tulungagung punya ciri khas yang berbeda dengan sayur lodeh di daerah lain.
Sayur lodeh khas Tulungagung punya ciri khas yang berbeda dengan sayur lodeh di daerah lain.

TULUNGAGUNG- Sayur lodeh adalah salah satu masakan tradisional di berbagai daerah di Pulau Jawa, tak terkecuali di Tulungagung.

Hampir setiap daerah memiliki versi lodehnya sendiri dengan variasi rasa, isian, dan cara penyajian termasuk di Tulungagung.

Meski tampak serupa, sayur lodeh Tulungagung memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dari lodeh khas Yogjakarta, Solo, atau Madiun.

Berikut ini beberapa perbedaan utamanya:

Cita Rasa Lebih Gurih dan Pedas

Sayur lodeh khas Tulungagung memiliki rasa yang gurih dan pedas.

Berbeda dengan sayur lodeh khas Yogjakarta atau Solo yang cenderung manis karena penggunaan gula merah.

Masyarakat Tulungagung lebih menyukai makanan bercita rasa kuat sehingga penggunaan cabai dan bumbu rempah lebih melimpah.

Bahkan, dalam beberapa resep rumahan, cabai rawit utuh bisa langsung dimasukkan ke dalam kuah santan untuk menambah sensasi pedas saat disantap.

Kuah Lebih Encer dan Segar

Berbeda dengan daerah lain yang menggunakan santan kental, sayur lodeh Tulungagung biasanya menggunakan santan encer atau sedang sehingga kuahnya lebih ringan namun tetap gurih.

Hal ini membuat sayur lodeh khas Tulungagung terasa lebih segar dan tidak enek.

Isian Unik dan Variatif dari Bahan Lokal

Salah satu keunikan utama sayur lodeh Tulungagung adalah ragam bahan isian yang khas pedesaan.

Beberapa bahan yang sering digunakan antara lain loncom (jantung pisang muda), tewel (nangka muda), kacang tolo, lompong (batang talas muda), daun turi, buah melinjo, dan tak lupa tempe semangit (tempe yang hampir busuk) sebagai penyedap alami).

Perpaduan bahan-bahan ini memberi karakter khas pada sayur lodeh Tulungagung yang tidak banyak ditemukan di daerah lain.

Penggunaan Bumbu Tradisional yang Kuat

Sayur lodeh khas Tulungagung umumnya menggunakan bumbu rempah yang lebih “medhok” atau tajam.

Selain bawang merah, bawang putih, dan kemiri, kadang ditambahkan juga kencur, temu kunci, atau lengkuas.

Dengan kuah santan yang gurih dan pedas, isian lokal seperti loncom dan daun turi serta bumbu yang kaya rempah membuat sayur lodeh khas Tulungagung punya karakter kuat yang membedakannya dengan sayur lodeh dari daerah lain.(vid)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #sayur lodeh #madiun #solo #yogjakarta