TULUNGAGUNG- Jangan sembarangan ketika mengolah daging kurban saat Idul Adha.
Daging kurban saat Idul Adha biasanya berupa kambing, domba, sapi, hingga unta disembelih.
Salah satu tantangan terbesar dalam mengolah daging kurban Idul Adha adalah tekstur yang alot jika tidak ditangani dengan benar.
Nah, bagaimana sih cara mengolah daging kurban agar tidak alot, empuk, dan tetap lezat?
Simak 7 tips praktis berikut yang bisa kamu coba di rumah!
1. Jangan Langsung Dimasak
Setelah menerima daging kurban, hindari langsung memasaknya. Daging segar biasanya masih kaku dan alot karena proses rigor mortis.
Diamkan daging minimal 4–6 jam di suhu ruang atau simpan di kulkas selama semalam agar teksturnya lebih rileks dan mudah untuk diolah.
2. Potong dengan Melawan Serat
Cara memotong daging sangat memengaruhi tingkat kelembutannya. Agar daging lebih empuk ketika di masak, maka potong daging dengan melawan arah serat daging agar serat otot lebih pendek.
3. Gunakan Bahan Pengempuk Alami
Ada banyak bahan dapur yang bisa dipakai untuk mengempukan daging secara alami, diantaranya:
- Nanas (haluskan nanas dengan diparut atau diblender, campurkan daging kemudian diamkan selama 15-30 menit, jangan terlalu lama karena bisa membuat tekstur daging hancur)
- Jeruk nipis atau cuka (untuk daging kambing)
- Daun Pepaya (bungkus daging menggunakan daun pepaya, diamkan selama 30-60 menit)
4. Rebus dengan Teknik yang Tepat
Untuk olahan seperti rendang atau sop, gunakan metode 2x perebusan (blanching):
-
Rebus sebentar hingga air berubah warna lalu buang airnya
-
Rebus kembali dengan air baru untuk hasil lebih bersih dan daging lebih empuk
5. Masak dengan Api Kecil dan Waktu Lama (Slow Cook)
Masakan seperti tongseng, gulai, semur, atau rendang sebaiknya dimasak dengan api kecil dalam waktu yang cukup lama.
Ini dapat membantu memecah kolagen di dalam daging sehingga teksturnya lebih lembut dan bumbu lebih meresap.
6. Gunakan Panci Presto (Jika Ada)
Panci presto adalah alat andalan untuk mengempukkan daging dalam waktu singkat.
Rebus daging selama 15–30 menit di panci presto disesuaikan dengan jenis dan potongannya.
7. Pilih Jenis Masakan yang Sesuai
Untuk potongan daging yang agak keras (seperti bagian sengkel atau sandung lamur), pilih masakan berkuah dan berempah.
Contoh:
-
Daging sapi dapat diolah menjadi rendang, semur, sup buntut
-
Daging kambing dapat diolah menjadi gulai, tongseng, tengkleng
Mengolah daging kurban agar tidak alot sebenarnya mudah asalkan tahu caranya. Dengan teknik pemotongan yang benar, penggunaan bahan alami, dan cara memasak yang tepat, kamu bisa menyajikan hidangan Idul Adha yang lezat, dan empuk. (*)