Minuman tradisional berbahan dasar daun asam muda tersebut kini kembali ramai dijual di Tulungagung, tidak hanya oleh pedagang jamu keliling, tetapi juga oleh penjual minuman di area pasar, kaki lima, hingga stan kuliner kekinian.
Fenomena ini menjadi menarik karena terjadi di tengah maraknya tren minuman modern di Tulungagung seperti boba, kopi susu, dan teh tarik instan yang mendominasi pasar.
Es Sinom disebut-sebut mampu bersaing karena menawarkan cita rasa yang unik, menyegarkan, dan memberi manfaat kesehatan.
Baca Juga: Viral, Warung Es di Tulungagung Jadi Tempat Ngadem Favorit Gen Z
Masyarakat Tulungagung mulai melirik kembali minuman warisan budaya ini, yang sebelumnya sempat dianggap kuno dan hanya diminati kalangan orang tua.
Minuman es sinom asal Tulungagung dibuat dari daun sinom atau asam muda yang direbus bersama air dan gula. Beberapa penjual juga menambahkan rempah seperti kunyit atau jahe agar rasanya lebih kompleks dan khasiatnya bertambah.
Es batu kemudian ditambahkan saat disajikan, menjadikannya minuman herbal yang menyegarkan dan cocok dikonsumsi saat cuaca panas.
Baca Juga: Misteri Penjual Es Degan Tulungagung yang Cuma Muncul Saat Hari Panas
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah penjual di Tulungagung, banyak pembeli datang karena penasaran, lalu kembali lagi karena merasa cocok dengan rasa dan manfaatnya.
Sebagian pembeli bahkan menyebut Es Sinom buatan dari pedagang di Tulungagung sebagai alternatif yang lebih sehat dibandingkan dengan minuman instan kemasan yang banyak mengandung pengawet atau pemanis buatan.
Kandungan alami dalam Es Sinom dipercaya membantu menjaga pencernaan, mengatasi panas dalam, serta memberikan efek menyegarkan tanpa tambahan bahan kimia.
Baca Juga: Es Legendaris di Tulungagung yang Wajib Dicoba saat Musim Panas untuk Segarkan Tubuh
Tidak sedikit masyarakat Tulungagung yang merasa tubuh lebih bugar setelah rutin mengonsumsi es sinom. Meningkatnya minat terhadap minuman ini menunjukkan adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya pilihan konsumsi yang lebih alami dan bermanfaat bagi tubuh.
Fenomena kembalinya minuman tradisional seperti Es Sinom di Tulungagung menjadi tanda bahwa kearifan lokal dalam bidang kuliner masih memiliki tempat di hati masyarakat.
Jika tren minuman es sinom ini terus berkembang, bukan tidak mungkin minuman warisan nenek moyang tersebut akan semakin populer di kalangan generasi muda, bahkan bisa menjadi bagian dari identitas kuliner khas daerah.
Editor : Matlaul Ngainul AzizSumber : DIOLAH