Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

7 Jamu Tradisional di Tulungagung, Beragam Kekayaan Warisan Budaya dan Kesehatan

Mohammad vicky avanda zilmy • Rabu, 16 Juli 2025 | 05:00 WIB
Jamu tradisional merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah digunakan secara turun-temurun untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Jamu tradisional merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah digunakan secara turun-temurun untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

TULUNGAGUNG - Jamu tradisional di Tulungagung merupakan salah satu warisan budaya yang telah digunakan secara turun-temurun untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Dibuat dari bahan-bahan alami seperti rempah-rempah, akar-akaran, daun, dan buah, jamu dipercaya memiliki khasiat yang luar biasa bagi masyarakat Tulungagung.

Tidak hanya satu atau dua jenis, masyarakat Tulungagung biasanya mengkonsumsi jamu dengan beragam varian yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan.

Berikut adalah beberapa varian jamu tradisional yang populer di Indonesia :

Baca Juga: Cerita Pembuat Jamu Instan yang Dibanjiri Konsumen saat Pandemi

1. Kunyit Asam

Jamu ini dibuat dari kunyit dan asam jawa. Rasanya segar dan sedikit asam, biasanya kunyit asam dikonsumsi oleh masyarakat Tulungagung untuk wanita saat haid karena membantu meredakan nyeri haid dan memperlancar sirkulasi darah. Selain itu, kunyit juga dikenal sebagai antioksidan alami.

2. Temulawak

Temulawak mengandung kurkumin yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan hati, meningkatkan nafsu makan, serta membantu mengatasi gangguan pencernaan. Jamu temulawak populer di Tulungagung, khususnya kalangan anak-anak dan orang dewasa.

3. Beras Kencur

Campuran beras yang direndam, kencur, dan gula merah menjadikan jamu beras kencur ini memiliki rasa manis dan khas. Beras kencur dipercaya masyarakat Tulungagung dapat menyegarkan tubuh, mengatasi pegal-pegal, dan meningkatkan stamina.

4. Pahitan

Sesuai namanya, jamu pahitan memiliki rasa yang pahit karena dibuat dari sambiloto, brotowali, dan bahan herbal lain. Meski rasanya tidak enak, jamu ini sangat efektif untuk detoksifikasi, menurunkan gula darah, dan mengatasi masalah kulit.

5. Cabe Puyang

Cabe puyang terbuat dari campuran cabai jawa, puyang, dan bahan herbal lainnya. Jamu ini sering digunakan oleh masyarakat Tulungagung untuk mengatasi pegal linu, nyeri otot, dan masuk angin.

6. Sinom

Sinom adalah jamu yang berbahan dasar daun asam muda (sinom), kunyit, dan gula jawa. Rasanya manis dan menyegarkan, cocok dikonsumsi saat cuaca panas karena dapat menyegarkan tubuh dan menambah energi.

7. Kunci Sirih

Jamu ini terkenal di kalangan wanita karena membantu mengatasi keputihan dan menjaga kebersihan organ kewanitaan. Terbuat dari rimpang kunci dan daun sirih yang memiliki sifat antibakteri.

Keanekaragaman varian jamu tradisional di Tulungagung mencerminkan kekayaan budaya dan kearifan lokal dalam menjaga kesehatan secara alami. Kini, jamu tak hanya dikonsumsi secara tradisional, tetapi juga sudah banyak yang dikemas modern sehingga lebih praktis dan higienis.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#tulungagung #Kesehatan dan Kebugaran Tubuh #warisan nenek moyang #jamu tradidional #jamu