TULUNGAGUNG - Jamu tradisional di Tulungagung merupakan salah satu warisan budaya yang telah digunakan secara turun-temurun untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Dibuat dari bahan-bahan alami seperti rempah-rempah, akar-akaran, daun, dan buah, jamu dipercaya memiliki khasiat yang luar biasa bagi masyarakat Tulungagung.
Tidak hanya satu atau dua jenis, masyarakat Tulungagung biasanya mengkonsumsi jamu dengan beragam varian yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan.
Berikut adalah beberapa varian jamu tradisional yang populer di Indonesia :
Baca Juga: Cerita Pembuat Jamu Instan yang Dibanjiri Konsumen saat Pandemi
1. Kunyit Asam
Jamu ini dibuat dari kunyit dan asam jawa. Rasanya segar dan sedikit asam, biasanya kunyit asam dikonsumsi oleh masyarakat Tulungagung untuk wanita saat haid karena membantu meredakan nyeri haid dan memperlancar sirkulasi darah. Selain itu, kunyit juga dikenal sebagai antioksidan alami.
2. Temulawak
Temulawak mengandung kurkumin yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan hati, meningkatkan nafsu makan, serta membantu mengatasi gangguan pencernaan. Jamu temulawak populer di Tulungagung, khususnya kalangan anak-anak dan orang dewasa.
3. Beras Kencur
Campuran beras yang direndam, kencur, dan gula merah menjadikan jamu beras kencur ini memiliki rasa manis dan khas. Beras kencur dipercaya masyarakat Tulungagung dapat menyegarkan tubuh, mengatasi pegal-pegal, dan meningkatkan stamina.
4. Pahitan
Sesuai namanya, jamu pahitan memiliki rasa yang pahit karena dibuat dari sambiloto, brotowali, dan bahan herbal lain. Meski rasanya tidak enak, jamu ini sangat efektif untuk detoksifikasi, menurunkan gula darah, dan mengatasi masalah kulit.
5. Cabe Puyang
Cabe puyang terbuat dari campuran cabai jawa, puyang, dan bahan herbal lainnya. Jamu ini sering digunakan oleh masyarakat Tulungagung untuk mengatasi pegal linu, nyeri otot, dan masuk angin.
6. Sinom
Sinom adalah jamu yang berbahan dasar daun asam muda (sinom), kunyit, dan gula jawa. Rasanya manis dan menyegarkan, cocok dikonsumsi saat cuaca panas karena dapat menyegarkan tubuh dan menambah energi.
7. Kunci Sirih
Jamu ini terkenal di kalangan wanita karena membantu mengatasi keputihan dan menjaga kebersihan organ kewanitaan. Terbuat dari rimpang kunci dan daun sirih yang memiliki sifat antibakteri.
Keanekaragaman varian jamu tradisional di Tulungagung mencerminkan kekayaan budaya dan kearifan lokal dalam menjaga kesehatan secara alami. Kini, jamu tak hanya dikonsumsi secara tradisional, tetapi juga sudah banyak yang dikemas modern sehingga lebih praktis dan higienis.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz