TULUNGAGUNG - Indonesia kaya akan hasil bumi, salah satunya adalah gula aren yang kini makin diminati karena alami dan lebih sehat dibanding gula putih.
Jawa Timur menjadi salah satu provinsi penghasil gula aren terbesar, dengan potensi luar biasa dari desa-desa yang mungkin belum pernah kamu dengar.
Inilah 10 daerah penghasil gula aren terbesar di Jawa Timur:
1. Bondowoso – Desa Sukorejo, Sumber Wringin
Bondowoso dijuluki sebagai salah satu sentra gula aren terbaik di Jawa Timur. Letaknya yang berada di dataran tinggi dengan banyak pohon enau menjadikannya penghasil nira berkualitas.
2. Lumajang – Desa Argotirto, Sumberseko
Lumajang punya kontur alam yang cocok untuk pertumbuhan pohon aren, terutama di daerah perbukitan seperti Sumberseko. Gula yang dihasilkan terkenal lebih wangi dan manis alami.
3. Trenggalek – Desa Dukuh, Watulimo
Gula aren Trenggalek memiliki kualitas ekspor dan sudah masuk pasar Malaysia dan Singapura. Petani di sana menggunakan teknik penyaringan nira bersih dan fermentasi alami.
4. Banyuwangi – Desa Licin, Licin
Berada di kaki Gunung Ijen, wilayah ini punya tanah vulkanik subur untuk tanaman enau. Petani lokal memanen nira dengan metode turun-temurun tanpa bahan kimia.
Baca Juga: Apa Khasiat Pare? Sayuran Pahit Ini Ternyata Ampuh Turunkan Gula Darah
5. Pacitan – Desa Tegalombo, Tegalombo
Pacitan punya cita rasa gula aren yang khas—sedikit smokey, manis legit, dan tahan lama. Petani lokal memanfaatkan tungku kayu tradisional untuk pemasakan.
6. Ponorogo – Desa Ngrayun, Ngrayun
Ponorogo bukan hanya dikenal dengan Reog-nya, tapi juga produksi gula aren yang besar. Produk dari Ngrayun bahkan sudah tembus pasar Jepang dan Korea.
7. Malang – Desa Pujon Kidul, Pujon
Daerah wisata ini juga punya sektor pertanian aren yang berkembang, berkat dukungan wisata agro dan UMKM lokal.
8. Blitar – Desa Sragi, Talun
Melalui koperasi tani, desa ini berhasil menaikkan nilai jual gula aren lokal secara kolektif. Kini Blitar jadi salah satu pemasok besar di Jawa Timur bagian selatan.
9. Kediri – Desa Mojo, Mojo
Dengan lahan luas dan akses pasar ke kota besar, Mojo jadi sentra produksi gula aren yang terus tumbuh. Proses pengolahannya masih alami tanpa pemanis tambahan.
10. Jember – Desa Sumberjambe, Sumberjambe
Jember punya banyak pohon aren liar di hutan desa. Petani lokal memanfaatkannya tanpa harus menanam—cukup dengan menjaga alam tetap lestari.
Produksi gula aren di Jawa Timur berkembang pesat, bukan hanya karena kualitasnya, tapi juga karena keterlibatan petani lokal, koperasi, dan inovasi UMKM.
Beberapa rumah produksi bahkan sudah ekspor, membuktikan bahwa potensi lokal bisa bersaing di pasar global. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah