Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Street Food Tradisional Versus Modern, Mana yang Lebih Menarik dan Menggoda Lidah?

Naufal Shafa Diya • Jumat, 5 September 2025 | 23:50 WIB

 

Street food tradisional atau modern, mana yang lebih menarik? Temukan perbedaan rasa, konsep, dan tren kuliner jalanan Indonesia di sini!
Street food tradisional atau modern, mana yang lebih menarik? Temukan perbedaan rasa, konsep, dan tren kuliner jalanan Indonesia di sini!

RADAR TULUNGAGUNG - Street food atau jajanan kaki lima menjadi bagian penting dari budaya kuliner Indonesia.

Dari sate madura hingga es kepal Milo, pilihan street food kini terbagi menjadi dua tren besar: street food tradisional yang mengandalkan resep turun-temurun, dan street food modern dengan inovasi rasa serta tampilan kekinian.

Lalu, mana yang lebih menarik di antara dua versi street food tersevyr? Yuk, kita bahas!

1. Street Food Tradisional: Autentik dan Penuh Cerita

Baca Juga: Rawat Suami Stroke, Wanita Tua Asal Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa

Street food tradisional adalah kuliner khas yang sudah ada sejak lama dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Ciri khasnya terletak pada resep asli, bumbu rempah melimpah, dan proses memasak sederhana. Contohnya sate madura, kerak telor, es dawet, dan lain sebagainya.

Rasa autentik yang tak lekang oleh waktu dengan harga relatif terjangkau. Perlu diingat makanan ini sarat makna budaya dan sejarah.

Kendati demikian, rasa kurang inovatif, dan tampilan sederhana, serta kurang Instagramable.

Baca Juga: Tulungagung Harus Tetap Waspada, Peristiwa di Daerah Tetangga Bukan Lagi Unjuk Rasa, Ini Pesan Kapolres

 2. Street Food Modern: Inovatif dan Kekinian

Street food modern hadir sebagai jawaban atas tren kuliner zaman sekarang. Tampilan lebih menarik, varian rasa beragam, dan teknik memasak lebih kreatif.

Biasanya dikemas dengan konsep Instagramable untuk menarik perhatian generasi muda. Contohnya es kepal Milo, pisang nugget kekinian, dimsum Mozzarella, dan lain-lain.

Karena bernuansa modern, makanan yang masuk tipikal ini tampilan menarik dan fotogenik dan memiliki beragam rasa yang menggoyang lidah. 

Sayangnya harga cenderung lebih mahal, tren cepat berganti, dan mudah tergeser.

Baca Juga: Tubuh Terasa Lelah Setelah Bangun Tidur? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kamu tidak perlu bingung menyikapi dua jenis street food di atas. Jika kamu mencari rasa autentik dan nilai budaya, street food tradisional adalah pilihan terbaik.

Namun, jika kamu ingin mencoba inovasi rasa baru dan tampilan kekinian, street food modern lebih menggoda.

Sebenarnya, keduanya saling melengkapi dan menjadi bukti bahwa kuliner Indonesia selalu berkembang tanpa melupakan akar budayanya. 

Baik street food tradisional maupun modern, keduanya memiliki daya tarik tersendiri. Bagi pecinta kuliner, menjelajahi keduanya adalah cara terbaik menikmati kekayaan rasa Indonesia. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#jajanan kaki lima #street food #perbandingan #indonesia #makanan