Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Rasa Khas Jenang Tulungagung Bikin Kangen Suasana Kota Marmer, Ternyata Mengandung Makna Filosofis yang Luhur

Yoga Dany Damara • Senin, 15 September 2025 | 06:00 WIB

Jenang ketan khas Tulungagung nikmat disantap untuk beragam kegiatan. (FACEBOOK BINTANG CAHYA)
Jenang ketan khas Tulungagung nikmat disantap untuk beragam kegiatan. (FACEBOOK BINTANG CAHYA)

RADAR TULUNGAGUNG - Kalau berbicara tentang oleh-oleh khas Tulungagung, pasti banyak orang langsung teringat dengan jenang.

Kudapan tradisional ini bukan sekadar camilan manis biasa, melainkan punya rasa dan tekstur yang membuatnya berbeda dibanding jenang dari daerah lain di Jawa Timur.

Berikut ciri jenang yang biasa jadi oleh-oleh khas Tulungagung:

Baca Juga: Es Durian Kekinian, Cerminan Budaya dan Gaya Hidup Kuliner di Pekanbaru

Manis Legit yang Pas di Lidah

Jenang Tulungagung terkenal dengan cita rasanya yang manis legit, tapi tidak bikin enek. Hal ini karena proses memasaknya dilakukan dengan sabar, menggunakan gula kelapa asli yang memberi rasa manis alami.

Perpaduan santan kental, tepung ketan, dan gula merah membuat aromanya harum khas yang langsung menggoda selera.

Baca Juga: Jenang Asli Tulungagung, Warisan Kuliner Sejak Tahun 1987

Tekstur Kenyal Lembut

Beda dengan jenang pada umumnya, jenang Tulungagung punya tekstur kenyal tapi lembut saat digigit.

Tidak terlalu keras dan tidak mudah hancur sehingga nyaman dimakan oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua.

Variasi Rasa Tradisional dan Modern

Walau rasa originalnya yang terbuat dari gula merah dan santan tetap jadi primadona, kini banyak pengrajin jenang di Tulungagung yang menghadirkan variasi rasa baru.

Ada jenang durian, wijen, kacang, hingga cokelat. Inovasi ini membuat jenang semakin diminati, apalagi oleh generasi muda yang mencari sensasi rasa unik.

Filosofi Manisnya Kehidupan

Selain enak, jenang juga punya makna filosofis. Tekstur yang lengket dianggap simbol perekat persaudaraan, sementara rasa manisnya diharapkan membawa kehidupan yang penuh berkah.

Tak heran, jenang sering hadir dalam acara adat atau selamatan di Tulungagung.

Oleh-Oleh Wajib dari Tulungagung

Bagi wisatawan, jenang sudah jadi oleh-oleh wajib. Mudah dibawa, tahan lama, dan rasanya yang khas membuat siapa pun yang mencobanya ingin kembali lagi ke Tulungagung.***

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #camilan #Jenang