TULUNGAGUNG - Kalau melintas di jalanan Tulungagung, terutama jalur utama dan daerah dekat pantai, pemandangan warung-warung kecil yang menjual es degan atau es kelapa muda pasti sering terlihat.
Bahkan kadang dalam jarak beberapa ratus meter saja sudah ada lagi warung es degan.
Pertanyaannya, kenapa es degan begitu populer dan jadi andalan banyak orang di Tulungagung?
Tulungagung punya iklim khas daerah pesisir selatan Jawa, dengan teriknya matahari yang kadang bikin tenggorokan kering.
Saat panas menyengat, tak ada yang lebih segar daripada menyeruput air kelapa muda dingin.
Rasanya alami, manisnya pas, dan langsung bikin adem.
Selain karena cuaca, keberadaan pohon kelapa yang banyak tumbuh di kawasan pesisir juga jadi alasan kenapa es degan mudah dijual.
Para pedagang tak perlu repot mencari bahan, karena pasokannya melimpah, terutama dari daerah dekat pantai seperti Pucanglaban, Besuki, atau sekitarnya.
Dengan harga yang relatif murah, es degan jadi pilihan semua kalangan.
Dari sopir truk, pengendara motor, sampai wisatawan yang mampir setelah berkunjung ke pantai, semua bisa menikmatinya tanpa khawatir kantong jebol.
Uniknya lagi, minum es degan di warung pinggir jalan sering terasa punya suasana tersendiri.
Duduk santai di kursi kayu, ngobrol ringan dengan teman atau pemilik warung, sambil menikmati hembusan angin sepoi-sepoi.
Rasanya sederhana, tapi justru itulah yang bikin pengalaman minum es degan makin berkesan.
Es degan di Tulungagung bukan cuma sekadar minuman pelepas dahaga, tapi sudah jadi bagian dari budaya jalanan yang menemani perjalanan banyak orang.
Jadi, jangan heran kalau hampir di setiap jalur utama selalu ada warung kecil yang siap menyuguhkan segarnya kelapa muda.***
Editor : Vidya Sajar Fitri