RADAR TULUNGAGUNG - Papeda merupakan salah satu makanan khas dari Papua dan Maluku yang terkenal unik karena teksturnya kenyal dan lengket seperti lem.
Papeda merupakan makanan yang terbuat dari sagu, bahan pangan pokok masyarakat di Indonesia Timur.
Meski sederhana, papeda memiliki nilai budaya, gizi, dan cita rasa khas yang membuatnya semakin dikenal luas.
Asal Usul Papeda
Papeda sudah menjadi makanan tradisional turun-temurun di Papua dan Maluku. Sagu sebagai bahan utamanya diperoleh dari batang pohon sagu yang kemudian diolah menjadi tepung.
Dari sinilah lahir papeda, makanan yang biasanya disajikan bersama kuah kuning ikan tongkol, ikan mubara, atau ikan laut lainnya.
Berbeda dengan makanan berbahan beras atau gandum, papeda memiliki ciri khas tersendiri. Teksturnya lengket seperti lem, namun lembut saat dimakan.
Papeda memilikirRasa netral sehingga cocok dipadukan dengan kuah ikan berbumbu rempah. Belum lagi penyajian unik, biasanya disendok dengan sumpit lalu dipindahkan ke mangkuk.
Karena keunikan ini, banyak wisatawan yang tertarik mencoba papeda saat berkunjung ke Papua atau Maluku.
Kandungan Gizi dan Manfaat Papeda
Papeda bukan sekadar makanan tradisional, tetapi juga menyehatkan. Beberapa manfaatnya antara lain:
1. Sumber energi karena karbohidrat dari sagu mampu memberikan tenaga cukup untuk beraktivitas.
2. Rendah lemak yang baik untuk menjaga berat badan tetap seimbang.
3. Melancarkan pencernaan karena mengandung serat alami.
4. Bebas gluten sehingga aman dikonsumsi bagi yang sensitif terhadap gluten.
Selain disajikan sebagai makanan utama, kini papeda juga mulai hadir dalam bentuk jajanan modern.
Beberapa kreasi yang sering dijumpai antara lain papeda instan yang lebih praktis disajikan, papeda cup untuk camilan sehat.
Juga papeda dengan berbagai topping seperti ayam suwir, sayuran, hingga sambal khas Papua.
Inovasi ini membuat papeda semakin dikenal masyarakat luas, terutama di luar Papua dan Maluku.
Jajanan papeda bukan hanya sekadar makanan tradisional, tetapi juga simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat Papua dan Maluku.
Dengan keunikan tekstur, cita rasa khas, dan kandungan gizi bermanfaat, papeda layak menjadi kuliner nusantara yang patut dibanggakan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana