RADAR TULUNGAGUNG - Kalau mampir ke warung makan di Tulungagung, ada satu hal yang hampir pasti ditemui di tiap meja segelas es teh manis yang dingin dan menyegarkan.
Minuman sederhana ini seolah sudah jadi pasangan wajib setiap hidangan, entah itu pecel, soto, nasi goreng, sampai bakso.
Bagi warga Tulungagung, es teh bukan hanya pelepas dahaga, tapi juga bagian dari kebiasaan kuliner. Rasa manisnya pas, harganya ramah di kantong, dan kesegarannya cocok dengan cuaca tropis yang sering panas.
Tak heran kalau pemilik warung makan seakan tak perlu ditanya lagi pesanan pertama pelanggan hampir selalu: “Es teh manis satu, Bu.”
Baca Juga: Rahasia Kenapa Banyak Warung Kopi di Tulungagung Selalu Ada Catur dan Karambol
Menariknya, es teh di warung makan Tulungagung punya cita rasa khas. Ada yang menggunakan gula batu, ada pula yang memakai gula pasir biasa, namun hampir semua menyajikannya dalam gelas besar berisi banyak es batu. Sederhana, tapi bikin nagih.
Mungkin inilah alasan kenapa es teh di Tulungagung lebih dari sekadar minuman. Ia sudah jadi bagian dari budaya makan sehari-hari teman setia yang selalu hadir di meja, dari pagi sampai malam.
Editor : Dharaka R. PerdanaSumber : DIOLAH