TULUNGAGUNG - Rujak cingur adalah salah satu kuliner tradisional khas Surabaya yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.
Hidangan ini terkenal dengan cita rasa unik karena menggunakan cingur (hidung sapi yang direbus hingga empuk) sebagai bahan utama.
Nama "rujak cingur" sendiri berasal dari perpaduan kata rujak (campuran sayur dan buah) dan cingur (hidung sapi).
Ciri Khas Rujak Cingur
Baca Juga: Menyelami Ragam Rujak Nusantara Sensasi Segar dan Pedas dalam Setiap Gigitan
Berbeda dengan rujak buah pada umumnya, rujak cingur menggunakan bumbu khas yang disebut bumbu petis.
Bumbu ini dibuat dari campuran petis udang, kacang tanah, gula merah, cabai, bawang, dan sedikit pisang klutuk yang diulek hingga halus. Rasa gurih, manis, pedas, dan sedikit asam membuat kuliner ini sangat menggugah selera.
Bahan-Bahan Utama
Cingur sapi yang sudah direbus
Sayuran rebus (kangkung, taoge, kacang panjang)
Irisan buah (timun, nanas, kedondong, bengkoang)
Lontong atau tahu/tempe goreng
Bumbu petis khas Surabaya
Sejarah dan Filosofi
Konon, rujak cingur sudah ada sejak zaman kerajaan di Jawa Timur dan dianggap sebagai makanan istimewa pada acara-acara besar.
Filosofinya adalah perpaduan rasa dan bahan yang berbeda namun menyatu, mencerminkan keragaman budaya masyarakat Jawa Timur.
Baca Juga: Menjelajah Rasa Indonesia, Inilah 8 Kuliner Legendaris dari Sabang hingga Merauke
Jika berkunjung ke Surabaya, Anda bisa menemukan banyak warung rujak cingur legendaris. Harga satu porsi rujak cingur biasanya berkisar Rp20.000 – Rp35.000, tergantung lokasi dan isiannya.
Selain lezat, rujak cingur juga memiliki manfaat karena mengandung sayuran segar, buah-buahan, serta protein dari cingur sapi.
Kandungan seratnya membantu pencernaan, sementara petis udang memberikan asupan mineral dan protein tambahan.
Baca Juga: Segudang Manfaat dari Segarnya Rujak Buah
Rujak cingur bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas kuliner Surabaya. Bagi pecinta wisata kuliner, mencoba rujak cingur adalah wajib hukumnya saat berkunjung ke Jawa Timur.
Perpaduan unik antara cingur, sayuran, buah, dan bumbu petis menjadikan kuliner ini ikon kuliner Nusantara yang sulit dilupakan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana