RADAR TULUNGAGUNG – Tradisi bakar-bakar bisa menjadi pilihan masyarakat dalam merayakan Tahun Baru 2026 di Tulungagung.
Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, aroma jagung bakar, sate, dan aneka makanan panggang mulai tercium di berbagai permukiman warga saat malam menjelang.
Aktivitas ini dilakukan secara sederhana bersama keluarga, rekan sejawat, maupun tetangga sekitar.
Selain sebagai tradisi tahunan, bakar-bakar saat Tahun Baru 2026 di Tulungagung juga dimaknai sebagai sarana mempererat silaturahmi.
Baca Juga: Sebagian Warga Tulungagung Menunggu Tahun Baru Tanpa Perayaan Apapun, Begini Alasannya
Banyak warga menilai kegiatan ini lebih aman, nyaman, dan ekonomis dibanding merayakan tahun baru di pusat keramaian.
Anak-anak hingga orang tua dapat menikmati suasana hangat tanpa harus bepergian jauh.
Apalagi banyak bahan makanan mentah yang bisa untuk bakar-bakar, seperti jagung sosis, ikan, daging ayam, dan lain sebagainya.
Dengan suasana sederhana namun penuh kebersamaan, tradisi bakar-bakar pada Tahun Baru 2026 di Tulungagung diharapkan berlangsung aman dan kondusif.
Warga berharap kebiasaan positif ini dapat terus terjaga dan menjadi awal yang baik dalam menyambut tahun baru dengan semangat kebersamaan dan keharmonisan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana