Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tim Elsa-Stephany-Ima Menang Korean Team Challenge, Dua Tim Lain Masuk Pressure Test

Divka Vance Yandriana • Kamis, 19 Februari 2026 | 19:20 WIB
Tim Elsa, Stephany, dan Ima menang Korean Team Challenge di MasterChef Indonesia Season 13, dua tim lainnya masuk pressure test.
Tim Elsa, Stephany, dan Ima menang Korean Team Challenge di MasterChef Indonesia Season 13, dua tim lainnya masuk pressure test.

JAKARTA – Tantangan memasak hidangan tradisional Korea di Galeri MasterChef Indonesia berlangsung sengit. Tiga tim harus menyajikan menu khas Negeri Ginseng di hadapan juri dan tamu spesial asal Korea, Tayong.

Meski seluruh tim mendapat apresiasi karena berhasil menghadirkan cita rasa Korea yang autentik, juri tetap harus menentukan satu tim terbaik dan dua tim yang masuk pressure test.

Kritik untuk Detail dan Teknik

Tim pertama yang beranggotakan Alsya, Dewa, dan Ibnu mendapat pujian untuk pajon yang dinilai spot on dari segi tekstur dan rasa. Namun, sundubu mereka dianggap kurang kental dan belum cukup terinfus bumbu. Sementara bulgogi dinilai terlalu dominan jahe dan kurang unsur fruity.

Di sisi lain, tim ketiga yang terdiri dari Bunga, Ragil, dan Sandra dipuji lewat sundubu jjigae yang dianggap paling menonjol. Namun, beberapa elemen seperti baby carrot dan potato dinilai terlalu modern dan kurang tradisional untuk tema Korean set. Selain itu, seafood mereka dinilai overcook meski bumbunya seimbang.

Salah satu juri bahkan menegaskan bahwa overcook pada ikan dan udang sangat disayangkan karena rasa dasar hidangan sebenarnya sudah baik.

Baca Juga: Pecah Rekor! Pencairan THR ASN 2026 Dipastikan Cair Awal Ramadan, Menkeu Siapkan Rp55 Triliun, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

Tim Dua Paling Mendekati Tema

Tim kedua yang berisi Elsa, Stephany, dan Ima tampil dengan menu berbeda, termasuk doenjang jjigae sebagai alternatif dari sundubu jjigae yang dibuat dua tim lain.

Pilihan tersebut justru dinilai tepat. Kuahnya disebut memiliki keseimbangan rasa asam, asin, dan gurih yang pas serta paling mendekati konsep sajian tradisional Korea.

“Ini adalah kompetisi. Kami mencari yang plus-nya paling banyak dibanding minus-nya berdasarkan tema,” ujar juri sebelum mengumumkan hasil akhir.

Baca Juga: Karier Melejit! Arbil Fahrizan D'Academy 7 Raih Kontrak Mewah hingga FTV, Ternyata Begini Hubungan Sebenarnya dengan Coach Melili

Setelah berdiskusi, para juri sepakat bersama Tayong bahwa tim Elsa, Stephany, dan Ima menjadi pemenang Korean Team Challenge dan lolos dari pressure test.

Head to Head yang Ketat

Juri mengakui bahwa persaingan antara tim satu dan tim dua berlangsung sangat ketat (head to head). Bahkan tamu spesial Tayong menyukai flavor dari tim pertama.

Namun, setelah diurai berdasarkan kesesuaian tema Korean set tradisional, tim dua dinilai lebih mendekati secara keseluruhan.

Keputusan tersebut membuat tim satu dan tim tiga harus bersiap menghadapi pressure test berikutnya.

Baca Juga: Heboh Penemuan Homo Wajakensis di Tulungagung, Fosil Manusia Purba 40 Ribu Tahun Ini Disebut Cikal Bakal Ras Melayu Indonesia

Bangga Sajikan Cita Rasa Korea

Meski ada kritik teknis, para juri mengaku bangga karena seluruh tim berhasil menyajikan hidangan Korea yang layak dan tidak mengecewakan tamu internasional.

Tayong pun menyampaikan apresiasinya sebelum kembali ke Korea. Ia menyebut makan malam tersebut sebagai pengalaman terbaik dan merasa seperti benar-benar berada di Korea.

Kompetisi pun semakin menegangkan. Enam kontestan yang lolos diminta beristirahat dan bersiap menyaksikan perjuangan rekan-rekan mereka di pressure test demi tetap bertahan di MasterChef Indonesia Season 13.

Editor : Divka Vance Yandriana
#RCTI #MasterChef Indonesia Season 13 #masterchef