RADAR TULUNGAGUNG - Galantin khas Solo mulai dilirik sebagai menu berbuka puasa unik karena menawarkan cita rasa gurih sekaligus cerita kuliner yang menarik.
Salah satu penjual yang menawarkan menu ini adalah Retno. Dia menjajakan galantin Solo sebagai alternatif menu berbuka puasa yang berbeda dari hidangan pada umumnya.
Dalam satu porsi galantin, pembeli akan mendapatkan potongan daging yang dibentuk menyerupai rol, disajikan bersama kentang goreng, sayuran, telur, dan disiram saus kental bercita rasa gurih manis.
"Cukup banyak yang meminatinya sekarang," katanya.
Menurut dia, menu ini dikenal sebagai kuliner khas Solo, Jawa Tengah, yang terakulturasi dari hidangan Prancis bernama galantine, lalu berkembang dengan sentuhan cita rasa lokal Jawa.
Retno mengaku mulai menyiapkan dagangannya sejak siang hari sebelum membuka lapak pada sore hari. Dia sengaja menghadirkan galantin Solo sebagai pilihan menu berbuka puasa yang tidak biasa.
“Prepare dari siang, biasanya sore sudah siap jualan,” ujarnya.
Menurutnya, banyak pembeli yang penasaran karena jarang menemukan galantin Solo di lapak makanan berbuka puasa.
“Banyak yang tanya dulu ini makanan apa, setelah coba biasanya malah balik lagi beli,” tambahnya. (mg1/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri