Mie Ayam Legendaris Karangsentul Purbalingga Viral, Masih Pakai Kayu Bakar dan Harga Mulai Rp13 Ribu

Divka Vance Yandriana • Dipublikasikan Minggu, 24 Mei 2026 | 21:28 WIB
Mie Ayam Legendaris Karangsentul Purbalingga viral karena masih pakai kayu bakar dan harga mulai Rp13 ribu.
Mie Ayam Legendaris Karangsentul Purbalingga viral karena masih pakai kayu bakar dan harga mulai Rp13 ribu.

JAKARTA - Mie Ayam Legendaris Karangsentul Purbalingga kembali viral di media sosial setelah video suasana warung sederhana di kawasan perempatan Karangsentul ramai dibagikan warganet. Kuliner lawas ini menarik perhatian karena masih mempertahankan proses memasak menggunakan kayu bakar dengan harga murah mulai Rp13 ribu per porsi.

Warung mie ayam tersebut berada di sekitar lampu merah Karangsentul, jalur menuju Padamara dan kawasan Sungai Serayu, Kabupaten Purbalingga. Meski tampil sederhana, tempat makan ini selalu ramai pembeli terutama saat jam makan siang.

Dalam video YouTube yang viral, pengunjung memperlihatkan proses pemesanan mie ayam hingga racikan kuah panas yang dimasak secara tradisional. Aroma masakan dari tungku kayu bakar disebut menjadi salah satu daya tarik utama warung tersebut.

Baca Juga: Jejak Perubahan Nama Ngrowo Jadi Tulungagung, Kisah Bupati Partowijoyo yang Tersimpan di Makam Kuno Sumbergempol

“Spesialnya masih pakai kayu bakar,” ujar pembuat konten saat merekam suasana dapur.

Mie Ayam Karangsentul Viral karena Masih Pakai Kayu Bakar

Di tengah menjamurnya kuliner modern, warung mie ayam di Karangsentul ini tetap mempertahankan metode memasak tradisional menggunakan kayu bakar. Teknik tersebut membuat aroma kuah dan topping mie terasa lebih khas dibanding mie ayam biasa.

Dalam video terlihat proses memasak dilakukan langsung di dapur sederhana dengan tungku besar. Asap kayu bakar yang mengepul justru menjadi ciri khas warung legendaris tersebut.

Baca Juga: Jejak Majapahit di Ringin Pitu Tulungagung Terungkap, Desa Perdikan Raja Brawijaya Kini Bersiap Jadi Desa Budaya

Pengunjung menyebut rasa kuahnya terasa lebih gurih dan hangat, cocok disantap saat cuaca mendung atau hujan.

“Memang ini obatnya,” ujar salah satu pengunjung sambil menikmati semangkuk mie ayam panas.

Selain mie ayam biasa, warung ini juga menyediakan varian mie ayam sapi dengan potongan daging yang cukup tebal. Pembeli dapat memilih menu ayam atau sapi sesuai selera.

Baca Juga: Asal Usul Tulungagung Terungkap, Berawal dari Sayembara Mengeringkan Rawa Ngrowo hingga Lahir Nama Pitulungan Agung

Keaslian cita rasa tradisional menjadi alasan mengapa warung tersebut tetap ramai hingga sekarang. Banyak pelanggan datang karena penasaran dengan sensasi mie ayam yang dimasak menggunakan tungku kayu bakar asli.

Harga Murah dan Porsi Besar Jadi Daya Tarik

Salah satu faktor yang membuat Mie Ayam Karangsentul viral adalah harga yang masih terjangkau. Menu mie ayam biasa dijual sekitar Rp13 ribu per porsi, sedangkan mie ayam sapi dibanderol Rp18 ribu.

Dalam video, pembuat konten juga memperlihatkan topping melimpah berupa ayam, daging sapi, kerupuk, hingga tambahan kuah hangat yang disajikan bersama mie.

“Mie ayam sapi Rp18 ribu, ayam Rp13 ribu,” ujar penjual saat melayani pesanan.

Porsi besar dengan harga murah membuat warung ini banyak dikunjungi pelajar, pekerja, hingga keluarga. Beberapa pelanggan bahkan rela antre demi mendapatkan tempat duduk saat jam makan siang.

Lokasinya yang berada di dekat perempatan Karangsentul juga membuat warung mudah dijangkau kendaraan dari berbagai arah.

Selain makan di tempat, banyak pelanggan memilih membungkus pesanan untuk dibawa pulang. Suasana sederhana dengan pelayanan cepat menjadi nilai tambah yang membuat pelanggan nyaman datang kembali.

Jadi Kuliner Legendaris Favorit Warga Purbalingga

Warung mie ayam ini kini dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris favorit warga Purbalingga. Meski belum memiliki bangunan mewah, rasa dan konsistensi kualitas membuatnya tetap eksis di tengah persaingan usaha kuliner.

Video ulasan yang viral di media sosial turut mendongkrak popularitas warung tersebut. Banyak warganet mengaku penasaran ingin mencoba langsung sensasi mie ayam tradisional dengan aroma asap kayu bakar.

Dalam rekaman video, suasana warung tampak ramai dengan pelanggan yang terus berdatangan silih berganti. Beberapa pembeli terlihat memesan lebih dari satu porsi karena ketagihan dengan rasa kuahnya.

Lokasi strategis di jalur ramai Karangsentul membuat warung ini semakin dikenal para pencinta kuliner lokal maupun luar daerah.

Perpaduan harga murah, rasa autentik, dan proses memasak tradisional menjadikan Mie Ayam Legendaris Karangsentul sebagai salah satu kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Purbalingga. Di tengah tren makanan modern, warung sederhana ini membuktikan bahwa cita rasa tradisional tetap memiliki tempat tersendiri di hati pelanggan.

Editor : Divka Vance Yandriana
Mie Ayam Legendaris mie ayam viral mie ayam