SEMARANG - Soto ayam Semarang kembali menjadi sorotan pecinta kuliner setelah berbagai warung legendarisnya viral di media sosial karena cita rasa khas, kuah bening gurih, hingga harga yang masih ramah di kantong. Deretan warung soto ini disebut-sebut wajib dicoba wisatawan yang datang ke Kota Semarang.
SEMARANG - Fenomena soto ayam Semarang kembali mencuri perhatian pecinta kuliner setelah sejumlah warung legendaris di kota ini direkomendasikan sebagai sarapan favorit dengan harga mulai Rp10.000 hingga Rp16.000 per mangkuk. Masing-masing warung menawarkan cita rasa khas, mulai dari kuah bening, rempah kuat, hingga tambahan ayam suwir dan kecap manis yang memperkaya rasa.
Popularitas soto ayam Semarang tidak hanya datang dari rasanya, tetapi juga sejarah panjang warung-warung yang sudah berdiri puluhan tahun. Beberapa di antaranya bahkan menjadi langganan tokoh penting hingga wisatawan luar kota yang sengaja datang untuk berburu kuliner khas Jawa Tengah tersebut.
5 Rekomendasi Soto Ayam Semarang Legendaris yang Wajib Dicoba
Salah satu yang paling dikenal adalah Soto Ayam Dargo Pak Djoe. Warung ini memiliki beberapa cabang di Semarang, namun yang terbesar berada di Jalan Hasanudin. Meski sederhana, warung ini tetap mempertahankan cita rasa khas soto ayam Semarang dengan harga sekitar Rp10.000 per mangkuk. “Sudah lama dikenal pelanggan, tetap pakai nama Dargo,” begitu penjelasan yang sering disebut dalam ulasan kuliner setempat.
Warung lainnya adalah Soto Bokoran yang sudah berdiri sejak 1949. Keunikan tempat ini terletak pada suwiran ayam yang lebih besar serta taburan bawang goreng yang melimpah. Cita rasa khasnya membuat soto ayam Semarang di sini tetap bertahan sebagai salah satu yang paling legendaris di kawasan Plampitan. Sejarah panjangnya menjadikan warung ini salah satu ikon kuliner kota.
Soto Pak Man dan Tradisi Penyajian Unik dengan Pikulan
Soto Pak Man juga masuk dalam daftar rekomendasi utama. Warung ini sudah ada sejak 1978 dan dikenal dengan kuah beningnya yang ringan namun kaya rempah. Menariknya, penyajian soto ayam Semarang di sini masih mempertahankan konsep tradisional dengan pikulan. Harga per mangkuknya sekitar Rp16.000, dan warung ini bahkan disebut sebagai salah satu langganan pejabat nasional.
Ciri khas lain dari Soto Pak Man adalah racikan yang tetap konsisten sejak puluhan tahun. Pelanggan menyebut rasa gurihnya tidak berubah meski sudah berdiri lama, menjadikannya salah satu destinasi wajib bagi pecinta soto di Semarang.
Soto Kudus Mbak Lin hingga Soto Bangkong Jadi Favorit Wisatawan
Selain itu, ada Soto Kudus Mbak Lin yang menyajikan dua pilihan lauk utama, yakni ayam dan kerbau. Warung ini awalnya berada di Jalan Ahmad Yani, namun kini telah membuka beberapa cabang di Semarang. Cita rasa khas Kudus yang dipadukan dengan gaya penyajian soto ayam Semarang membuatnya digemari banyak pelanggan.
Tidak kalah populer, Soto Bangkong juga menjadi ikon kuliner legendaris sejak 1946. Nama “Bangkong” berasal dari kawasan perempatan yang dahulu banyak katak besar. Salah satu keunikan soto ini adalah penggunaan kecap racikan sendiri yang tidak terlalu kental, sehingga menghasilkan rasa manis-gurih yang seimbang dalam soto ayam Semarang.
Penutup: Kuliner Soto Ayam Semarang Tetap Jadi Favorit Sepanjang Masa
Deretan warung soto ayam Semarang ini membuktikan bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Dengan harga terjangkau mulai Rp10.000 hingga Rp16.000, cita rasa legendaris, serta sejarah panjang, soto khas Semarang terus menjadi daya tarik wisata kuliner yang tidak pernah sepi peminat.
Seperti disebut dalam berbagai ulasan kuliner, “Soto Semarang bukan hanya makanan, tetapi juga bagian dari sejarah rasa yang terus hidup hingga sekarang.”
Editor : Divka Vance Yandriana