Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Soto Ayam Cak Edi Viral karena Antrean Mengular, Harga Mulai Rp1.000 dengan Sate Jeroan yang Langsung Ludes

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Senin, 25 Mei 2026 | 11:16 WIB
Soto Ayam Cak Edi viral karena antrean panjang dan sate jeroan Rp1.000 yang selalu ludes diburu pelanggan. (Pinterest.com)
Soto Ayam Cak Edi viral karena antrean panjang dan sate jeroan Rp1.000 yang selalu ludes diburu pelanggan. (Pinterest.com)

 

JAKARTA - Soto Ayam Cak Edi menjadi perbincangan setelah video kuliner yang menampilkan antrean panjang pembeli viral di YouTube. Warung soto ayam Lamongan ini disebut selalu ramai bahkan sebelum buka, terutama karena harga sate jeroannya hanya Rp1.000 per tusuk dengan cita rasa gurih khas kuah kaldu ayam merah.

Video tersebut diunggah kanal kuliner Indonesian Food Explorer bersama seorang subscriber bernama Mas Putra. Dalam tayangan itu terlihat puluhan pembeli sudah memadati lokasi bahkan sebelum warung mulai melayani pelanggan.

Salah satu daya tarik utama Soto Ayam Cak Edi adalah kombinasi harga murah, porsi besar, dan pilihan sate jeroan yang langsung habis diburu pelanggan. Tak sedikit pembeli rela mengantre demi mendapatkan menu favorit tersebut.

Baca Juga: Soto Ayam Semarang Jadi Buruan Wisata Kuliner, Ini 5 Rekomendasi Legendaris dengan Harga Mulai Rp10 Ribu

Antrean Soto Ayam Cak Edi Sudah Panjang Sebelum Warung Buka

Fenomena antrean panjang menjadi hal yang paling mencolok dari Soto Ayam Cak Edi. Warung ini diketahui buka dua sesi, yakni pagi mulai pukul 05.00 hingga sekitar pukul 06.00, serta sesi siang mulai pukul 12.00 hingga stok habis.

Meski baru buka siang hari, antrean pelanggan sudah terlihat mengular jauh sebelum jam operasional dimulai. Dalam video disebutkan jumlah pembeli yang datang lebih dari puluhan orang.

“Belum buka saja yang nunggu sudah banyak banget,” ujar pembawa acara dalam video tersebut.

Baca Juga: Viral! Soto Ayam Kampung Tulungagung Disajikan Unik Pakai Mangkok Kecil, Rasa Gurih Bikin Ketagihan

Menurut penjual, pada sesi siang hari mereka bisa menghabiskan sekitar 15 ekor ayam. Sementara untuk sesi pagi, jumlah ayam yang digunakan sekitar sembilan ekor.

Tak hanya soto, sate jeroan juga menjadi menu paling diburu pelanggan. Dalam sehari, penjualan sate pada sesi siang disebut bisa mencapai lebih dari 500 tusuk.

Warung ini menggunakan ayam petelur atau ayam merah sebagai bahan utama kuah soto. Kepala ayam turut dimasukkan ke dalam rebusan kaldu sehingga menghasilkan rasa kuah lebih gurih dan kaya rasa.

“Ini yang bikin kaldunya berasa banget,” kata penjual dalam video.

Baca Juga: Resep Soto Ayam Kuah Santan Viral, Gurih Khas Daerah dengan Ayam Goreng dan Kentang Renyah Bikin Nagih

Harga Murah Jadi Daya Tarik Utama Soto Ayam Cak Edi

Selain rasa gurih, harga murah menjadi alasan lain mengapa Soto Ayam Cak Edi selalu dipadati pelanggan. Seporsi soto ayam dijual sekitar Rp12 ribu dengan isian ayam yang cukup melimpah.

Sementara itu, sate jeroan seperti usus, ati ampela, hingga uritan dijual hanya Rp1.000 per tusuk. Harga tersebut membuat banyak pelanggan membeli dalam jumlah banyak sekaligus.

Dalam tayangan video, pembawa acara bahkan langsung memesan beberapa tusuk sate karena khawatir kehabisan. Menu sate telur disebut menjadi salah satu favorit pelanggan.

Baca Juga: Soto Ayam Cak Pagi Surabaya Viral, Baru Buka Langsung Diserbu Pembeli, Sehari Habiskan 50 Ekor Ayam

“Cuma seribuan tapi rasanya gurih banget,” ujar sang kreator saat mencicipi sate jeroan.

Porsi soto yang besar juga menjadi nilai tambah tersendiri. Kuah soto disajikan panas dengan suwiran ayam ukuran besar, taburan koya, dan tambahan telur rebus.

Koya yang digunakan dibuat dari kerupuk udang sehingga menghasilkan rasa gurih khas soto Lamongan. Perpaduan koya, sambal, dan perasan jeruk nipis membuat rasa kuah semakin segar.

Menurut penjual, resep soto tersebut sudah dijalankan lebih dari 20 tahun dan sebelumnya sempat berjualan di kawasan Jalan Cokroaminoto.

Baca Juga: Soto Ayam Cak Pagi Surabaya Viral, Baru Buka Langsung Diserbu Pembeli, Sehari Habiskan 50 Ekor Ayam

Gurih Kuah dan Sate Jeroan Jadi Favorit Pelanggan

Saat mencicipi langsung, pembawa acara menyebut rasa kuah Soto Ayam Cak Edi sangat gurih dan kaya bumbu. Potongan ayam yang digunakan juga dinilai besar sehingga membuat pelanggan puas.

“Gurihnya enggak main-main, sedep banget dan wani bumbu,” ungkapnya.

Selain soto, sate jeroan menjadi menu pendamping yang paling dicari pelanggan. Pilihan sate terdiri dari usus, ati ampela, uritan, hingga telur muda ayam.

Karena harganya murah, banyak pembeli langsung memborong sate sebelum kehabisan. Bahkan dalam video terlihat beberapa pelanggan datang khusus untuk membeli sate jeroan saja.

Baca Juga: Soto Ayam Cak Boneng Malang Viral Lagi, Nasi Sepuasnya dan Porsi Brutal Mulai Rp12 Ribu Bikin Pembeli Rela Antre

Warung Soto Ayam Cak Edi juga dikenal hanya buka dalam waktu singkat karena stok cepat habis. Pada sesi siang, penjualan biasanya selesai sekitar pukul 14.00 atau lebih cepat jika antrean membludak.

Menariknya, warung ini tetap mempertahankan konsep sederhana tanpa perubahan besar meski sudah dikenal luas oleh pelanggan setia.

Dengan kuah kaldu ayam merah yang gurih, sate jeroan murah meriah, dan antrean panjang setiap hari, Soto Ayam Cak Edi menjadi salah satu kuliner hidden gem yang wajib dicoba pencinta soto ayam Lamongan.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#soto ayam cak edi #sate jeroan rp1000 #kuliner hidden gem #soto ayam murah enak