JAKARTA - Gado-gado Betawi praktis kembali mencuri perhatian setelah chef Rudy Choirudin membagikan resep lengkap dengan dua teknik pembuatan bumbu, yakni diulek dan diblender. Resep ini menarik karena menghadirkan bumbu kacang yang kental, gurih, dan cocok untuk hingga delapan porsi, sehingga banyak dicari pencinta kuliner Nusantara.
Menu khas Betawi tersebut diperkenalkan dalam kanal memasak Galeri Rasa bersama Vicenza. Dalam tayangan itu, Rudy menunjukkan cara membuat gado-gado dengan bahan sederhana namun lengkap nutrisi, mulai dari lontong, tahu, tempe, kentang, kol, wortel, kacang panjang, hingga telur dan kerupuk.
Selain mudah dibuat, resep gado-gado Betawi praktis ini juga dinilai cocok untuk ide jualan rumahan karena satu adonan bumbu dapat menghasilkan enam hingga delapan porsi.
Bumbu Gado-Gado Betawi Dibuat Kental dengan Campuran Kacang Mede
Rudy Choirudin menjelaskan bahwa kunci utama kelezatan gado-gado Betawi praktis terletak pada bumbu kacangnya. Ia menggunakan perpaduan kacang tanah dan kacang mede agar teksturnya lebih pekat dan gurih.
“Supaya kental-kentalnya tuh lebih enak,” ujar Rudy saat menjelaskan penggunaan kacang mede dalam resep tersebut.
Bahan bumbu yang digunakan terdiri dari kacang tanah goreng, kacang mede, gula merah, terasi, cabai merah, cabai rawit, bawang putih goreng, air asam jawa, serta jeruk limau. Air asam jawa dibuat menggunakan 250 ml air panas agar rasa asamnya lebih larut dan menyatu.
Baca Juga: Rujakan Megengan di Kampung-Kampung Tulungagung, hanya Waktu Tertentu Disajikan
Menariknya, kulit jeruk limau juga ikut dimasukkan ke dalam larutan asam jawa untuk memperkuat aroma segar pada bumbu kacang. Teknik ini membuat aroma khas gado-gado menjadi lebih kuat saat dicampurkan dengan sayuran rebus.
Rudy kemudian membagi bumbu menjadi dua versi. Sebagian dihaluskan menggunakan blender, sementara sisanya diulek manual menggunakan cobek. Menurutnya, kedua metode tersebut menghasilkan rasa yang sama lezatnya.
“Yang suka diulek silakan, dua-duanya sama enaknya,” katanya.
Dalam proses penghalusan, kacang terlebih dahulu dicacah menggunakan chopper agar lebih mudah diolah. Teknik ini juga biasa digunakan untuk membuat bumbu somay maupun saus kacang lain.
Isi Gado-Gado Betawi Lengkap, Mulai Lontong hingga Sayuran Rebus
Gado-gado Betawi praktis ala Rudy Choirudin menggunakan isian yang cukup lengkap. Dalam satu porsi terdapat lontong, tahu, tempe, kentang, labu siam, jagung, kol, wortel, kacang panjang, mentimun, serta tauge.
Seluruh sayuran direbus terlebih dahulu agar tetap empuk namun tidak kehilangan tekstur renyahnya. Rudy juga menyebut sayuran daun seperti bayam bisa ditambahkan sesuai selera.
“Ini gado-gadonya betul-betul lengkap, nutrisinya juga sangat bagus,” ujarnya.
Baca Juga: Soto Talun Cirebon, Kuliner Kuah Kuning Perpaduan Empal Gentong dan Docang yang Bikin Nagih
Kentang menjadi salah satu bahan yang cukup mendapat perhatian karena teksturnya yang pulen. Setelah semua bahan tersusun, bumbu kacang kemudian dituangkan hingga menutupi sebagian besar isi gado-gado.
Versi pertama disajikan dengan bumbu disiram di atas sayuran dan lontong. Sementara versi kedua langsung diaduk bersama seluruh bahan agar rasa bumbu lebih merata.
Sebagai pelengkap, Rudy menambahkan bawang goreng, irisan telur rebus, mentimun, serta kerupuk gado-gado. Kombinasi tersebut membuat tampilan hidangan semakin menggugah selera.
Baca Juga: Kuliner Kuasai 54 Persen Usaha Mikro di Tulungagung, Jumlah Pelaku Usaha Tembus 140 Ribu Unit
Selain kaya rasa, isi gado-gado juga dikenal mengandung serat, protein nabati, dan karbohidrat dalam satu sajian. Hal ini membuat makanan khas Betawi tersebut tetap populer di berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang tua.
Resep Gado-Gado Praktis Dinilai Cocok untuk Ide Jualan Rumahan
Selain mudah dibuat di rumah, resep gado-gado Betawi praktis ini dinilai berpotensi menjadi peluang usaha kuliner. Rudy menyebut satu racikan bumbu dapat digunakan hingga delapan porsi sehingga cukup efisien untuk dijual kembali.
“Ini jadi untuk delapan porsi, rasanya istimewa lezat dan ini juga langsung bisa berbisnis,” kata Rudy.
Teknik pembuatan yang sederhana juga menjadi daya tarik tersendiri. Penggunaan blender dinilai mempercepat proses memasak, terutama bagi pemula atau pelaku usaha makanan dengan produksi lebih banyak.
Di sisi lain, metode ulekan tetap dipertahankan untuk penikmat cita rasa tradisional. Aroma cabai, bawang putih, dan jeruk limau disebut lebih terasa ketika diulek manual menggunakan cobek.
Popularitas resep gado-gado praktis juga terus meningkat karena masyarakat kini lebih menyukai menu sehat dengan bahan sederhana. Gado-gado menjadi salah satu pilihan karena dapat disajikan sebagai menu makan siang maupun usaha kuliner harian.
Dengan perpaduan bumbu kacang pekat, sayuran lengkap, dan penyajian praktis, gado-gado Betawi ala Rudy Choirudin menjadi salah satu resep rumahan yang banyak diburu pencinta masakan Nusantara.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari