RADAR TULUNGAGUNG - Pesona kuliner Jogja seolah tak pernah habis untuk dieksplorasi. Kota yang dikenal sebagai perpaduan harmonis antara budaya tradisional dan kehidupan modern ini terus menghadirkan berbagai destinasi kuliner menarik yang mampu memikat wisatawan maupun warga lokal.
Tak hanya identik dengan gudeg dan aneka makanan tradisional, kuliner Jogja kini semakin beragam. Mulai dari sarapan sehat bergaya western, seafood segar khas Indonesia Timur, hingga ramen kekinian yang selalu dipadati pengunjung. Keberagaman inilah yang membuat Yogyakarta tetap menjadi salah satu destinasi wisata kuliner favorit di Indonesia.
Dalam sebuah perjalanan kuliner yang dibagikan melalui kanal YouTube Bikin Ngiler, sejumlah tempat makan yang sedang populer di Jogja menjadi sorotan karena menawarkan konsep dan cita rasa yang berbeda.
Wake Up Sam, Sarapan Sehat dengan Nuansa Jogja
Salah satu tempat yang menarik perhatian adalah Wake Up Sam. Restoran ini menghadirkan konsep sarapan sehat dengan menu bergaya western yang mulai digemari masyarakat Jogja.
Berbeda dari kebiasaan nongkrong malam hari, Wake Up Sam mengajak pengunjung menikmati pagi dengan suasana santai dan menu yang lebih sehat. Berbagai hidangan disajikan menggunakan bahan-bahan segar, salad, serta metode memasak yang minim minyak.
Beberapa menu favorit yang ditampilkan antara lain Morning Glory, Eggs Benedict, aneka jus detoks, hingga ayam panggang yang disajikan bersama kentang dan sayuran segar.
Konsep healthy food yang diusung tempat ini menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman sarapan berbeda saat berada di Yogyakarta. Meski menyajikan menu ala barat, suasana yang ditawarkan tetap terasa khas Jogja dan nyaman untuk bersantai.
Laut Timur, Seafood Segar yang Jadi Buruan
Selain sarapan sehat, kuliner Jogja juga menghadirkan pilihan seafood yang sedang naik daun, yakni Rumah Makan Laut Timur.
Tempat makan ini dikenal sebagai pelopor ikan bakar khas Nusa Tenggara Timur di Yogyakarta. Bahkan, banyak pengunjung rela datang sebelum jam buka demi mendapatkan tempat dan menghindari antrean panjang.
Keunggulan utama Laut Timur terletak pada kesegaran bahan bakunya. Ikan yang digunakan berasal dari hasil tangkapan nelayan dan diolah dalam berbagai pilihan menu seperti bakar polos, bakar rica, kuah asam, hingga goreng.
Salah satu ikan yang paling direkomendasikan adalah ikan kuwe. Selain itu tersedia pula berbagai jenis ikan lain seperti kaci-kaci, kakap, hingga barramundi.
Pengunjung dapat menikmati sensasi rasa laut yang autentik tanpa aroma amis yang mengganggu. Sambal khas dan racikan bumbu sederhana justru menjadi kekuatan utama yang membuat cita rasa ikan semakin menonjol.
Roka Ramen, Kuliner Kekinian yang Selalu Ramai
Di tengah kuatnya tradisi kuliner lokal, Jogja juga terbuka terhadap berbagai tren makanan modern. Salah satu yang sedang populer adalah Roka Ramen.
Restoran ramen ini disebut sebagai salah satu destinasi kuliner kekinian yang selalu dipenuhi pengunjung. Bahkan daftar tunggu atau waiting list kerap terjadi pada jam-jam ramai.
Menu andalan yang banyak diminati adalah Samurai Ramen Tamtam. Hidangan ini menawarkan kuah gurih, mie bertekstur tipis, telur setengah matang, serta potongan daging asap yang kaya rasa.
Menariknya, harga ramen di tempat ini tergolong terjangkau dengan kisaran mulai Rp20 ribuan. Kombinasi harga yang ramah di kantong, porsi yang cukup besar, dan rasa yang konsisten menjadi alasan mengapa tempat ini begitu diminati.
Tradisi dan Modernitas Berjalan Bersama
Yogyakarta kembali membuktikan diri sebagai kota yang mampu menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas. Di satu sisi, wisatawan masih dapat menemukan makanan khas yang diwariskan turun-temurun. Namun di sisi lain, berbagai konsep kuliner baru terus bermunculan dan diterima dengan baik oleh masyarakat.
Mulai dari sarapan sehat di Wake Up Sam, seafood segar di Laut Timur, hingga ramen viral di Roka Ramen, semuanya menunjukkan bagaimana kuliner Jogja terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya.
Bagi pecinta wisata kuliner, Yogyakarta tetap menjadi destinasi yang layak dikunjungi. Setiap sudut kota menawarkan pengalaman rasa yang berbeda, menjadikan Jogja bukan hanya kota yang dirindukan, tetapi juga surga bagi para pencinta makanan.
Editor : Gita Dwi Nuraini