RADAR TULUNGAGUNG – Berburu kuliner wajib di Bandung menjadi agenda yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Kota Kembang. Tak hanya dikenal dengan udara sejuk dan panorama khas Parahyangan, Bandung juga memiliki kekayaan kuliner kaki lima yang telah menjadi bagian dari identitas kota selama puluhan tahun.
Menariknya, sejumlah kuliner wajib di Bandung ini bahkan mampu membuat pengunjung rela mengantre hingga satu jam hanya untuk menikmati semangkuk hidangan sederhana. Mulai dari bubur ayam legendaris, lontong khas Sunda, hingga cuanki viral yang ramai dibicarakan di media sosial.
Berikut lima kuliner wajib di Bandung yang layak masuk daftar kunjungan wisata kuliner Anda.
Bubur Ayam Ihsan, Sarapan Favorit yang Selalu Ludes
Berlokasi di kawasan Jalan Banceuy dekat Braga, Bubur Ayam Ihsan menjadi salah satu destinasi sarapan paling populer di Bandung. Tempat ini dikenal dengan tekstur buburnya yang kental dan creamy, berbeda dari bubur ayam khas daerah lain yang umumnya menggunakan kuah kuning.
Keunikan Bubur Ihsan terletak pada penggunaan kecap asin, merica, dan kaldu bening yang telah menyatu dengan bubur. Hasilnya adalah cita rasa gurih yang kuat dan mengenyangkan.
Yang membuatnya semakin istimewa adalah hadirnya dua jenis cakwe, yakni cakwe basah dan cakwe kering yang tetap renyah meski tercampur bubur panas. Tak heran jika ratusan porsi habis terjual hanya dalam beberapa jam setiap pagi.
Lontong Cibadak dengan Kuah Oncom Khas Bandung
Masih untuk menu sarapan, Lontong Cibadak menjadi pilihan favorit warga Bandung. Hidangan ini menawarkan kuah sambal oncom yang menjadi ciri khas kuliner Sunda.
Oncom merah hasil fermentasi ampas tahu menghasilkan rasa umami yang unik dengan aroma khas yang sulit ditemukan di daerah lain. Kuahnya yang pedas, manis, dan gurih berpadu sempurna dengan lontong isi yang tersedia dalam berbagai varian seperti oncom, ayam, maupun kacang merah.
Pengunjung juga kerap memadukan lontong dengan pastel renyah yang dicelupkan ke dalam kuah oncom untuk menambah sensasi rasa.
Kuo Tie Ayam Mas Iman, Perpaduan Kuliner Tionghoa dan Lokal
Bergeser ke kawasan Jalan Nanas Cihapit, terdapat Kuo Tie Ayam Mas Iman yang menjadi favorit pecinta makanan khas Tionghoa halal.
Berbeda dari kuo tie tradisional yang biasanya menggunakan daging babi, tempat ini menggantinya dengan ayam cincang segar tanpa menghilangkan cita rasa autentiknya. Isian juga diperkaya dengan bihun, tahu, dan kucai yang memberikan aroma khas.
Proses memasaknya menjadi daya tarik tersendiri. Kuo tie digoreng, dikukus, lalu digoreng kembali hingga menghasilkan tekstur renyah di bagian bawah dan lembut di bagian atas. Kombinasi ini menciptakan sensasi makan yang unik dan memuaskan.
Cuanki Choy Erik Brebet yang Viral di Media Sosial
Jika mencari kuliner viral Bandung, Cuanki Choy Erik Brebet menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan. Berlokasi di kawasan Cibadak, tempat ini sukses menarik perhatian berkat kuah pedas ekstrem yang menjadi tantangan para pecinta kuliner.
Kuahnya menggunakan cabai cengek domba yang terkenal memiliki tingkat kepedasan tinggi. Selain pedas, kaldu yang kaya bawang membuat rasa kuah menjadi lebih segar dan tidak amis.
Dengan harga mulai Rp10 ribuan per porsi, cuanki ini menjadi pilihan favorit anak muda dan wisatawan yang ingin merasakan sensasi kuliner pedas khas Bandung.
Mie Yamin Abut, Penutup Sempurna Kuliner Bandung
Daftar kuliner legendaris Bandung belum lengkap tanpa menyebut Mie Yamin Abut di kawasan Rangga Gading, Tamansari.
Mie yamin di sini terkenal dengan cita rasa manis gurih yang khas. Mie yang baru direbus langsung diaduk bersama minyak ayam, bumbu, dan kecap sehingga menghasilkan aroma karamelisasi yang menggugah selera.
Menu favorit pengunjung adalah Yamin Manis Spesial yang berisi bakso, pangsit, babat, hingga ceker ayam empuk. Tekstur mie yang kenyal berpadu dengan topping melimpah menjadikannya salah satu comfort food paling populer di Bandung.
Kelima tempat makan tersebut membuktikan bahwa kekuatan kuliner Bandung tidak hanya terletak pada rasa, tetapi juga pada tradisi, inovasi, dan harga yang tetap terjangkau. Bagi wisatawan yang ingin merasakan cita rasa autentik Kota Kembang, lima destinasi ini wajib masuk dalam daftar kunjungan.
Editor : Gita Dwi Nuraini