TULUNGAGUNG - Ayam lodho merupakan salah satu kuliner tradisional Nusantara yang memiliki tempat istimewa di hati para pecinta kuliner pedas dan gurih. Hidangan khas Jawa Timuran ini dikenal luas berkat perpaduan unik antara proses pemanggangan ayam terlebih dahulu dan siraman kuah santan berbumbu rempah yang sangat pekat. Baru-baru ini, kanal YouTube Ririn Jaelani membagikan panduan lengkap cara memasak ayam lodho autentik dengan hasil daging yang empuk maksimal serta bumbu yang meresap hingga ke serat bagian dalam. Menu ini sangat cocok dijadikan inspirasi masakan harian di rumah bagi keluarga tercinta.
Berdasarkan video tutorial yang dibagikan, proses pembuatan ayam lodho khas Jawa Timur ini membutuhkan ketelatenan, khususnya pada tahap pemilihan bahan utama serta durasi pengolahan. Penggunaan ayam kampung menjadi kunci utama untuk mendapatkan cita rasa gurih alami yang khas dan tekstur daging yang tidak mudah hancur saat direbus dalam waktu relatif lama.
Pemilihan Bahan Utama Ayam Kampung Segar
Langkah awal yang krusial dalam pembuatan hidangan ini adalah menyiapkan bahan dasar daging ayam dengan kualitas terbaik. Resep ini menggunakan 1 kg ayam kampung berkualitas prima yang telah dipotong-potong sesuai selera dan dicuci hingga bersih. Bagian tubuh ayam seperti sayur dan dada menjadi fokus utama untuk diolah menjadi sajian lezat berkuah santan kaya rempah.
Penggunaan ayam kampung dipilih bukan tanpa alasan, sebab jenis unggas ini memiliki karakteristik daging yang lebih padat, gurih, dan tahan terhadap proses pemasakan berdurasi panjang. Pemilihan potongan ayam yang tepat akan sangat memengaruhi hasil akhir hidangan, terutama dalam hal penyerapan bumbu rempah tradisional yang melimpah.
Teknik Pemanggangan Awal Pembentuk Aroma Khas
Sebelum dicampur dengan kuah santan dan aneka bumbu halus, potongan ayam kampung harus melalui proses pemanasan awal yang unik. Teknik ini mengharuskan pembakaran potongan ayam terlebih dahulu di atas bara api yang menyala atau menggunakan teflon khusus hingga mengeluarkan aroma wangi khas bakaran.
Proses pembakaran ini dilakukan sampai permukaan kulit luar ayam menunjukkan tanda-tanda agak kecokelatan atau sedikit gosong di beberapa bagian. Setelah mencapai tingkat kematangan luar yang diinginkan, ayam hasil bakaran tersebut kemudian disisihkan sementara waktu sebelum disatukan dengan tumisan bumbu kuah lodho.
Racikan Bumbu Halus Kaya Rempah Tradisional
Kelezatan kuah ayam lodho sangat bergantung pada komposisi bumbu halus yang diracik secara teliti menggunakan berbagai rempah pilihan. Proses penghalusan bumbu ini memanfaatkan bantuan mesin blender agar teksturnya benar-benar lembut dan merata saat ditumis bersama minyak goreng.
Komposisi bumbu halus tersebut mencakup 5 siung bawang putih, 15 hingga 20 siung bawang merah untuk memperkaya aroma gurih, serta 5 butir kemiri sangrai sebagai pengental alami kuah. Selain itu, ditambahkan pula 5 cm kunyit segar, 2 cm jahe, 4 cm lengkuas, 1 sendok makan ketumbar sangrai, 3 buah cabai merah untuk mempercantik warna, serta tambahan sedikit minyak goreng dan air secukupnya.
Persiapan Bumbu Aromatik dan Pelengkap Rasa
Selain bumbu yang dihaluskan dengan blender, proses memasak ayam lodho juga memerlukan sejumlah bahan aromatik dan pelengkap guna mendongkrak kelezatan cita rasanya. Bahan-bahan pendukung ini disiapkan secara terpisah sebelum dimasukkan ke dalam wajan penggorengan bersama bumbu utama.
Komponen aromatik yang disiapkan terdiri atas 2 sampai 3 batang daun bawang yang dipotong dalam ukuran agak panjang, 1 batang serai yang telah digeprek lalu dipotong menjadi dua bagian, serta masing-masing 3 lembar daun salam dan daun jeruk segar. Tidak ketinggalan, sejumlah cabai rawit utuh juga disiapkan untuk memberikan sensasi pedas menggigit khas kuliner Jawa Timuran.
Proses Penumisan dan Pencampuran Santan Encer
Tahapan inti berikutnya dimulai dengan memanaskan minyak goreng secukupnya di atas wajan menggunakan nyala api sedang. Bumbu halus yang telah disiapkan kemudian ditumis bersama seluruh bumbu aromatik meliputi serai, daun salam, dan daun jeruk hingga mengeluarkan aroma wangi semerbak dan matang sempurna.
Setelah bumbu matang, potongan ayam panggang dimasukkan ke dalam wajan dan diaduk bersama bumbu tersebut. Sedikit air ditambahkan agar bumbu dapat merata ke seluruh permukaan daging, disusul dengan menuangkan 1,5 hingga 2 liter santan murni bertekstur encer ke dalam wajan.
Baca Juga: 13 Wisata Terbaru di Malang yang Wajib Dikunjungi, Banyak Spot Instagramable dan Cocok untuk Healing
Pemberian Bumbu Penguat Rasa
Agar cita rasa gurih kuah santan semakin seimbang dan lezat, proses memasak dilanjutkan dengan pemberian aneka bumbu penguat rasa atau seasoning. Tahapan ini sangat penting untuk memastikan seluruh komponen rasa gurih, asin, pedas, dan sedikit manis berpadu secara harmonis.
Takaran bumbu yang dimasukkan ke dalam kuah santan meliputi 1 sendok makan garam dapur, setengah sendok makan kaldu jamur, setengah sendok makan lada bubuk, serta seperempat sendok makan gula pasir. Seluruh bumbu tersebut kemudian diaduk secara merata agar larut sempurna ke dalam kuah santan.
Proses Merebus Lama untuk Keempukan Maksimal
Mengingat resep ini menggunakan bahan utama berupa ayam kampung yang cenderung agak tua dan memiliki tekstur daging lebih keras, proses pemasakan memerlukan waktu yang cukup panjang. Masakan harus direbus kurang lebih selama 2 jam penuh menggunakan tingkat api sedang.
Durasi perebusan selama dua jam tersebut bertujuan agar daging ayam kampung benar-benar menjadi empuk secara merata dan teksturnya lembut saat disantap. Di samping itu, waktu rebus yang panjang juga memastikan sari pati rempah meresap sempurna ke dalam serat daging ayam.
Penambahan Santan Kental dan Penyajian Akhir
Menjelang akhir proses pemasakan, ketika daging ayam sudah empuk dan kuah mulai menyusut, tahap penyempurnaan rasa dilakukan. Sebanyak 500 ml santan kental dituangkan ke dalam masakan bersama tambahan cabai rawit utuh dan irisan daun bawang segar.
Seluruh masakan kemudian dimasak sebentar saja hingga santan kental tersebut matang dan tercampur rata tanpa pecah. Setelah matang, ayam lodho dipindahkan ke dalam mangkuk saji dan siap dinikmati selagi hangat bersama sepiring nasi putih serta taburan bawang goreng di atasnya.
Editor : Davina Ar RaafikaSumber : YT Ririn Jaelani